KONTAN.CO.ID - BERLIN. Ancaman kenaikan tarif impor otomotif Amerika Serikat (AS) terhadap Uni Eropa kembali memicu kekhawatiran baru bagi ekonomi Jerman. Jika kebijakan itu benar-benar diterapkan, Jerman diperkirakan bisa kehilangan output ekonomi hingga 15 miliar euro atau sekitar US$ 17,58 miliar. Reuters (3/5) melaporkan, perkiraan tersebut disampaikan Kiel Institute for the World Economy (IfW), lembaga riset ekonomi asal Jerman, yang menilai sektor otomotif menjadi titik rawan utama bagi ekonomi terbesar di Eropa itu. Presiden IfW Moritz Schularick mengatakan, dampak kebijakan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Bahkan dalam jangka panjang, kerugian output Jerman berpotensi membengkak hingga sekitar 30 miliar euro. “Dampaknya akan sangat besar,” ujarnya kepada Reuters.
Ekonomi Jerman Terancam, 15 Miliar Euro Melayang Akibat Tarif Otomotif
KONTAN.CO.ID - BERLIN. Ancaman kenaikan tarif impor otomotif Amerika Serikat (AS) terhadap Uni Eropa kembali memicu kekhawatiran baru bagi ekonomi Jerman. Jika kebijakan itu benar-benar diterapkan, Jerman diperkirakan bisa kehilangan output ekonomi hingga 15 miliar euro atau sekitar US$ 17,58 miliar. Reuters (3/5) melaporkan, perkiraan tersebut disampaikan Kiel Institute for the World Economy (IfW), lembaga riset ekonomi asal Jerman, yang menilai sektor otomotif menjadi titik rawan utama bagi ekonomi terbesar di Eropa itu. Presiden IfW Moritz Schularick mengatakan, dampak kebijakan tersebut tidak bisa dianggap sepele. Bahkan dalam jangka panjang, kerugian output Jerman berpotensi membengkak hingga sekitar 30 miliar euro. “Dampaknya akan sangat besar,” ujarnya kepada Reuters.
TAG: