Ekonomi Korea Memanas: Inflasi Juni Tertinggi Sejak 2023!



KONTAN.CO.ID - SEOUL. Inflasi konsumen Korea Selatan meningkat ke level tertinggi dalam 2,5 tahun pada bulan Juni 2026. Hal ini memperkuat ekspektasi akan kenaikan suku bunga oleh bank sentral pada awal pertemuan kebijakan yang akan digelar 16 Juli mendatang.

Kamis (2/7/2026), Kementerian Data dan Statistik Korea Selatan mengatakan, indeks harga konsumen atau Consumer Price Index  (CPI) naik 3,2% secara tahunan, menandai kenaikan terbesar sejak Desember 2023 setelah meningkat dari 3,1% di bulan Mei 2026.

Angka tersebut sesuai dengan perkiraan median dalam jajak pendapat Reuters.


Baca Juga: Ekonomi Israel Terancam: IMF Pangkas Proyeksi Pertumbuhan Ekonomi di 2026

Secara bulanan, indeks naik tipis 0,1%, yang juga selaras dengan ekspektasi pasar.

Meningkatnya tekanan harga ini sebagian besar disebabkan oleh tingginya harga minyak global, yang dipicu oleh ketidakstabilan geopolitik yang sedang berlangsung di Timur Tengah.

Tekanan dari sisi pasokan juga diperburuk oleh melemahnya won Korea Selatan, yang meningkatkan biaya bahan baku impor.

Lima dari tujuh anggota dewan kebijakan moneter Bank of Korea memilih untuk mempertahankan suku bunga acuan tidak berubah di 2,50% pada pada tanggal 28 Mei, sementara dua orang yang tidak setuju memilih kenaikan 25 basis poin.

Sementara itu, sekitar dua pertiga ekonom yang disurvei pada bulan Mei memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga pada akhir September.