JAKARTA. Ekonomi kreatif masih menjadi pusat perhatian di Indonesia. Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Himpi) memprediksi ekonomi kreatif akan tumbuh signifikan di tahun 2016 dengan perkiraan kontribusi ekonomi kreaitif atas Produk Domestik Bruto (PDB) naik 0,5%. “Ekonomi kreatif akan berkontribusi 8% terhadap PDB,” kata Yaser Palito, Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif BPP Himpi, kepada KONTAN, Minggu (13/12). Angka 8% tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pemerintah yang masih dikisaran 7,5%. Saat ini, ekonomi kreatif menyumbang sekitar 7,5% terhadap PDB. Hipmi memperkirakan, tahun depan sektor ini akan masuk dalam lima besar penggerak ekonomi nasional. Saat ini, sektor ekonomi kreatif menempati posisi ketujuh dari 10 sektor ekonomi nasional dengan menyumbang PDB senilai Rp 573,89 triliun dari total ekonomi nasional.
Ekonomi Kreatif akan menyumbang 8% terhadap PDB
JAKARTA. Ekonomi kreatif masih menjadi pusat perhatian di Indonesia. Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP Himpi) memprediksi ekonomi kreatif akan tumbuh signifikan di tahun 2016 dengan perkiraan kontribusi ekonomi kreaitif atas Produk Domestik Bruto (PDB) naik 0,5%. “Ekonomi kreatif akan berkontribusi 8% terhadap PDB,” kata Yaser Palito, Ketua Bidang Pariwisata dan Ekonomi Kreatif BPP Himpi, kepada KONTAN, Minggu (13/12). Angka 8% tersebut lebih tinggi dari ekspektasi pemerintah yang masih dikisaran 7,5%. Saat ini, ekonomi kreatif menyumbang sekitar 7,5% terhadap PDB. Hipmi memperkirakan, tahun depan sektor ini akan masuk dalam lima besar penggerak ekonomi nasional. Saat ini, sektor ekonomi kreatif menempati posisi ketujuh dari 10 sektor ekonomi nasional dengan menyumbang PDB senilai Rp 573,89 triliun dari total ekonomi nasional.