Kendati telah memiliki divisi sumber daya manusia (SDM) sendiri, masih banyak perusahaan besar yang memercayakan perekrutan tenaga kerja profesional berpengalamannya kepada head hunter atau konsultan jasa perekrutan. Tak heran, bisnis head hunter tumbuh bongsor. Robert Walters, spesialis konsultan jasa perekrutan yang beroperasi di 47 kota besar dunia, mengaku menikmati pertumbuhan yang sangat baik selama hampir empat tahun berbisnis Indonesia. “Dua tahun lalu, jumlah konsultan kami hanya delapan orang. Sekarang, jumlahnya sudah bertambah hampir tiga kali lipat,” ungkap Vicky Semidang, Marketing Manager PT Robert Walters Indonesia. Tak hanya head hunter asing, jasa head hunter lokal pun menikmati manisnya bisnis ini. Bahkan, Co-founder dan Direktur Assertive Global Service Shirley Novita mengaku, kelesuan ekonomi tidak mempengaruhi bisnisnya. “Tidak terpengaruh karena kami tidak fokus pada sektor tertentu,” tuturnya.
Ekonomi lesu, bisnis perekrutan tetap menggiurkan
Kendati telah memiliki divisi sumber daya manusia (SDM) sendiri, masih banyak perusahaan besar yang memercayakan perekrutan tenaga kerja profesional berpengalamannya kepada head hunter atau konsultan jasa perekrutan. Tak heran, bisnis head hunter tumbuh bongsor. Robert Walters, spesialis konsultan jasa perekrutan yang beroperasi di 47 kota besar dunia, mengaku menikmati pertumbuhan yang sangat baik selama hampir empat tahun berbisnis Indonesia. “Dua tahun lalu, jumlah konsultan kami hanya delapan orang. Sekarang, jumlahnya sudah bertambah hampir tiga kali lipat,” ungkap Vicky Semidang, Marketing Manager PT Robert Walters Indonesia. Tak hanya head hunter asing, jasa head hunter lokal pun menikmati manisnya bisnis ini. Bahkan, Co-founder dan Direktur Assertive Global Service Shirley Novita mengaku, kelesuan ekonomi tidak mempengaruhi bisnisnya. “Tidak terpengaruh karena kami tidak fokus pada sektor tertentu,” tuturnya.