KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan ekonomi rumah tangga sepanjang 2025 dinilai menjadi salah satu pendorong meningkatnya kebutuhan pembiayaan alternatif, termasuk layanan buy now pay later (BNPL), di tengah kenaikan kebutuhan yang tidak diimbangi pertumbuhan pendapatan. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, 2025 merupakan tahun yang cukup berat bagi kondisi ekonomi masyarakat. Kebutuhan meningkat, namun pendapatan relatif stagnan dan permintaan barang cenderung lesu. “Tahun 2025 merupakan tahun yang berat bagi ekonomi masyarakat kita. Kebutuhan naik, namun pendapatan tidak naik. Permintaan barang juga lesu. Alhasil, kebutuhan akan pembiayaan meningkat cukup tajam,” ujar Nailul kepada Kontan, Senin (16/2/2026).
Ekonomi Lesu dan Bank Hati-Hati Salurkan Kredit, Paylater Jadi Alternatif Masyarakat
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tekanan ekonomi rumah tangga sepanjang 2025 dinilai menjadi salah satu pendorong meningkatnya kebutuhan pembiayaan alternatif, termasuk layanan buy now pay later (BNPL), di tengah kenaikan kebutuhan yang tidak diimbangi pertumbuhan pendapatan. Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies (Celios) Nailul Huda mengatakan, 2025 merupakan tahun yang cukup berat bagi kondisi ekonomi masyarakat. Kebutuhan meningkat, namun pendapatan relatif stagnan dan permintaan barang cenderung lesu. “Tahun 2025 merupakan tahun yang berat bagi ekonomi masyarakat kita. Kebutuhan naik, namun pendapatan tidak naik. Permintaan barang juga lesu. Alhasil, kebutuhan akan pembiayaan meningkat cukup tajam,” ujar Nailul kepada Kontan, Senin (16/2/2026).