KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonomi yang lesu semakin terasa. Masyarakat kelas menengah mulai menahan pengeluaran untuk pembelian barang bernilai besar, termasuk mobil. Sebagian dari mereka berjaga-jaga, mengalihkan dana ke instrumen investasi yang aman, seperti emas. Kondisi tersebut turut memlpengaruhi penjualan mobil di pasar domestik. Banyak konsumen kelas menengah memilih menunda pembelian mobil baru karena mempertimbangkan kondisi keuangan yang semakin ketat. Kepala Ekonom Bank Permata Bank, Josua Pardede mengatakan, saat ini terdapat kecenderungan masyarakat mengalihkan dana yang sebelumnya untuk konsumsi besar ke investasi emas.
Ekonomi Lesu dan Kekhawatiran Meningkat, Kelas Menengah Tahan Beli Mobil, Simpan Emas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Ekonomi yang lesu semakin terasa. Masyarakat kelas menengah mulai menahan pengeluaran untuk pembelian barang bernilai besar, termasuk mobil. Sebagian dari mereka berjaga-jaga, mengalihkan dana ke instrumen investasi yang aman, seperti emas. Kondisi tersebut turut memlpengaruhi penjualan mobil di pasar domestik. Banyak konsumen kelas menengah memilih menunda pembelian mobil baru karena mempertimbangkan kondisi keuangan yang semakin ketat. Kepala Ekonom Bank Permata Bank, Josua Pardede mengatakan, saat ini terdapat kecenderungan masyarakat mengalihkan dana yang sebelumnya untuk konsumsi besar ke investasi emas.