Ekonomi Lesu, Toyota Astra Motor Atur Strategi Demi Mempertahankan Kinerja



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persaingan di pasar otomotif yang semakin ketat dan kondisi ekonomi yang sedang lesu membuat Toyota Astra Motor (TAM) terus mengatur strategi agar bisa mempertahankan performa kinerjanya di tahun ini.

Head of Public Relation & Motorsport PT Toyota-Astra Motor (TAM) Philardi Sobari mengatakan, kondisi terkini seperti pelemahan nilai tukar rupiah, kenaikan harga bahan bakar, dan perang yang masih berlangsung di Timur Tengah menjadi perhatian khusus karena akan sangat berdampak pada daya beli masyarakat.

Untuk itu, Toyota Astra Motor telah menyiapkan sejumlah strategi penjualan, untuk tetap mempertahankan daya beli produknya. Salah satunya adalah fokus pada perspektif konsumen.


Baca Juga: Toyota Tetap Raja Pasar Otomotif, Jaecoo Tembus Lima Besar

"Karena di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, pembelian kendaraan roda empat menjadi salah satu keputusan besar bagi konsumen yang turut terdampak," ujar Philardi kepada Kontan, Kamis (11/6/2026).

Lebih lanjut, kata Philardi, Toyota tidak akan hanya menghadirkan produk, tetapi solusi mobilitas yang terpersonalisasi sesuai dengan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia. 

"Hal ini diwujudkan melalui ekosistem yang komprehensif bekerjasama dengan banyak mitra lokal, mulai dari proses pembelian, layanan purna jual, hingga nilai jual kembali. Inilah yang menjadi salah satu kekuatan utama Toyota sebagai perusahaan mobilitas di Indonesia," kata dia.

Berdasarkan data yang diterima Kontan dari Gaikindo, penjualan mobil secara wholesales di bulan Mei 2026, total ada sebanyak 69.219 unit. Angka tersebut meningkat 14,3% dibandingkan bulan Mei tahun 2025.

Kemudian, untuk penjualan mobil berdasarkan retail sales di bulan Mei 2026 total berhasil menjual 71.890 unit. Angka tersebut meningkat 5,1% dibanding periode sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga: BI Rate Naik, Metropolitan Land (MTLA) Berharap Suku Bunga KPR Masih di Bawah 10%

Gaikindo mencatatkan bahwa brand mobil asal Jepang yakni Toyota masih menjadi brand mobil dengan penjualan terbanyak selama bulan Mei 2026 dengan angka 24.864 unit secara wholesales dan 21.379 unit secara retail sales.

Selanjutnya, brand Daihatsu berada di posisi kedua di bawah Toyota. Daihatsu berhasil menjual 11.140 unit secara wholesales dan 12.531 unit secara retailsales.

Di posisi ketiga dan empat, ada brand Suzuki dan Mitsubishi Motors. Ada hal yang menarik justru di posisi kelima.

Gaikindo mencatatkan bahwa posisi kelima brand mobil paling banyak melakukan penjualan di bulan Mei 2026 ialah Jaecoo.

Jaecoo yang merupakan brand asal China, tercatat telah melakukan penjualan 3.000 unit secara wholesales dan retail sales.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News