Ekonomi Malaysia Tumbuh 5,8% di Kuartal II-2026



KONTAN.CO.ID - KUALA LUMPUR. Ekonomi Malaysia tumbuh 5,8% secara tahunan pada kuartal II-2026 dibandingkan tahun sebelumnya, berdasarkan perkiraan awal resmi yang dirilis pada hari ini (17/7/2026).

Realisasi tersebut membuat pertumbuhan ekonomi Malaysia lebih cepat dibandingkan pertumbuhan ekonomi di kuartal I-2026 yang sebesar 5,4%, didukung oleh pertumbuhan di semua sektor ekonomi kecuali pertanian.

Jumat (17/7/2026), Departemen Statistik Malaysia mengungkapkan, bahwa pertumbuhan ekonomi Malaysia di semester I-2026 mencapai 5,6%, dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi sebesar 4,5% pada semester pertama tahun 2025.


Sektor jasa tetap menjadi pendorong utama pertumbuhan, kata departemen tersebut seperti dikutip dari Reuters. Sementara, laju aktivitas di sektor manufaktur dan pertambangan meningkat dibandingkan kuartal pertama.

Sektor pertanian mengalami kontraksi sebesar 3,7% dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga: AS dan Australia Akan Investasikan US$ 2 Miliar untuk Mineral Penting

Pekan lalu, bank sentral Malaysia atau Bank Negara Malaysia (BNM) mempertahankan suku bunga acuan di 2,75% untuk pertemuan kebijakan keenam berturut-turut.

Bank Negara Malaysia juga memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Negeri Jiran tersebut antara 4% dan 5% untuk tahun ini, sedikit melambat dari pertumbuhan ekonomi di tahun lalu yang capai 5,2%.

Proyeksi tersebut terjadi setelah mempertimbangkan bahwa krisis Timur Tengah merupakan risiko bagi prospeknya ekonomi Malaysia.

Bank Negara Malaysia memperkirakan tekanan inflasi akan tetap terkendali meskipun harga komoditas tinggi, sebagian karena subsidi bahan bakar yang sebagian besar telah melindungi perekonomian dari volatilitas di pasar minyak global.

Data terpisah yang dirilis pada hari Jumat menunjukkan harga konsumen naik 1,9% pada bulan Juni dibandingkan tahun sebelumnya, di bawah perkiraan median dari analis dan kenaikan 2% pada bulan Mei.