SHANGHAI. Warga China mulai mengerem belanja konsumsi. The Boston Consulting Group (BCG) melaporkan, konsumen di Negeri Tembok Raksasa itu berniat mengurangi belanja, lantaran tingkat kepercayaan mereka terhadap ekonomi terus menyusut. Bukan hanya di kota besar, secara tak terduga, konsumen di kota-kota kecil pun enggan mengucurkan duit secara berlebihan untuk berbelanja. Survei BCG memperlihatkan, sebanyak 27% konsumen di China berencana membelanjakan uang lebih banyak pada tahun ini. Angka tersebut memang lebih tinggi dibandingkan negara maju. Namun, persentase itu melorot 11% dibandingkan angka tahun lalu sebesar 38%. BCG melaksanakan survei pada April tahun ini terhadap 1.000 konsumen yang tersebar di 12 kota di China.
Ekonomi melemah, warga China tahan nafsu belanja
SHANGHAI. Warga China mulai mengerem belanja konsumsi. The Boston Consulting Group (BCG) melaporkan, konsumen di Negeri Tembok Raksasa itu berniat mengurangi belanja, lantaran tingkat kepercayaan mereka terhadap ekonomi terus menyusut. Bukan hanya di kota besar, secara tak terduga, konsumen di kota-kota kecil pun enggan mengucurkan duit secara berlebihan untuk berbelanja. Survei BCG memperlihatkan, sebanyak 27% konsumen di China berencana membelanjakan uang lebih banyak pada tahun ini. Angka tersebut memang lebih tinggi dibandingkan negara maju. Namun, persentase itu melorot 11% dibandingkan angka tahun lalu sebesar 38%. BCG melaksanakan survei pada April tahun ini terhadap 1.000 konsumen yang tersebar di 12 kota di China.