JAKARTA. Tahun 2015 segera usai. Ada dua kesan mendominasi sepanjang tahun ini; kelesuan ekonomi dan kegaduhan politik sejak awal tahun hingga pengujung tahun. Dua hal itu jelas bukan modal berharga memasuki tahun 2016. Padahal tantangan tahun depan tak lebih ringan ketimbang tahun ini, baik tantangan dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari luar negeri, ekonomi dunia masih lesu, ekonomi China juga loyo, krisis politik hingga ancaman perang antar negara masih mengintai situasi global. Pada saat sama, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, masih berniat menaikkan bunga acuan hingga tahun 2017.
Ekonomi tahun depan lebih menantang
JAKARTA. Tahun 2015 segera usai. Ada dua kesan mendominasi sepanjang tahun ini; kelesuan ekonomi dan kegaduhan politik sejak awal tahun hingga pengujung tahun. Dua hal itu jelas bukan modal berharga memasuki tahun 2016. Padahal tantangan tahun depan tak lebih ringan ketimbang tahun ini, baik tantangan dari dalam negeri maupun luar negeri. Dari luar negeri, ekonomi dunia masih lesu, ekonomi China juga loyo, krisis politik hingga ancaman perang antar negara masih mengintai situasi global. Pada saat sama, Bank Sentral Amerika Serikat (AS), The Federal Reserve, masih berniat menaikkan bunga acuan hingga tahun 2017.