KONTAN.CO.ID - AMMAN/NEW YORK. Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran bakal berdampak sangat buruk bagi Timur Tengah. Sebuah studi baru yang dilakukan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut, potensi pertumbuhan ekonomi yang hilang dari perang ini mencapai ratusan miliar dolar AS. Berdasarkan riset yang dilakukan United Nations Development Programme (UNDP), eskalasi militer di Timur Tengah bakal menghilangkan sekitar 3,7% hingga 6,0% dari produk domestik bruto (PDB) kolektif kawasan ini. Dalam dolar AS, nilainya berkisar antara US$ 120 miliar hingga US$ 194 miliar. Kerugian tersebut melebihi pertumbuhan PDB regional kumulatif yang dicapai pada 2025. UNDP juga melihat ada potensi peningkatan pengangguran hingga 4 poin persentase atau 3,6 juta pekerjaan.
Ekonomi Timur Tengah Terancam Perang, PDB Bisa Hilang US$ 194 Miliar
KONTAN.CO.ID - AMMAN/NEW YORK. Perang antara Amerika Serikat (AS) dan Israel melawan Iran bakal berdampak sangat buruk bagi Timur Tengah. Sebuah studi baru yang dilakukan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) menyebut, potensi pertumbuhan ekonomi yang hilang dari perang ini mencapai ratusan miliar dolar AS. Berdasarkan riset yang dilakukan United Nations Development Programme (UNDP), eskalasi militer di Timur Tengah bakal menghilangkan sekitar 3,7% hingga 6,0% dari produk domestik bruto (PDB) kolektif kawasan ini. Dalam dolar AS, nilainya berkisar antara US$ 120 miliar hingga US$ 194 miliar. Kerugian tersebut melebihi pertumbuhan PDB regional kumulatif yang dicapai pada 2025. UNDP juga melihat ada potensi peningkatan pengangguran hingga 4 poin persentase atau 3,6 juta pekerjaan.
TAG: