Jakarta. Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini yang tercatat 5,18%, di luar ekspektasi banyak pihak. Meski lebih baik, Bank Indonesia (BI) memandang kondisi ekonomi Indonesia secara struktural masih belum menguat. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini didorong oleh pergeseran masa panen raya padi. Sementara itu, konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi masih perlu didorong untuk pertumbuhan ekonomi semester kedua tahun ini. "Belum secara struktural ekonomi Indonesia menguat maka kami perkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,1%," kata Agus usai acara BI-10th International Conference Bulletin of Monetary Economic and Banking di kantornya, Senin (8/8). Adapun pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga tahun ini diperkirakan Agus mencapai 5,2%.
Ekonomi tumbuh tinggi, tapi BI masih ragu
Jakarta. Pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini yang tercatat 5,18%, di luar ekspektasi banyak pihak. Meski lebih baik, Bank Indonesia (BI) memandang kondisi ekonomi Indonesia secara struktural masih belum menguat. Gubernur BI Agus Martowardojo mengatakan, realisasi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua tahun ini didorong oleh pergeseran masa panen raya padi. Sementara itu, konsumsi rumah tangga, konsumsi pemerintah, dan investasi masih perlu didorong untuk pertumbuhan ekonomi semester kedua tahun ini. "Belum secara struktural ekonomi Indonesia menguat maka kami perkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini 5,1%," kata Agus usai acara BI-10th International Conference Bulletin of Monetary Economic and Banking di kantornya, Senin (8/8). Adapun pertumbuhan ekonomi kuartal ketiga tahun ini diperkirakan Agus mencapai 5,2%.