KONTAN.CO.ID - HANOI. Produsen kendaraan listrik (EV) asal Vietnam, VinFast, mencatat lonjakan pendapatan kuartal kedua sebesar 85,5% secara tahunan (year-on-year). Sementara itu, keuntungan dari penjualan aset manufaktur membantu memperkecil kerugian bersih perusahaan, meskipun VinFast terus melakukan investasi untuk ekspansi ke luar negeri. Pada bulan Mei, produsen kendaraan listrik ini telah meluncurkan rencana restrukturisasi yang mencakup pengalihan aset manufaktur senilai sekitar $530 juta kepada kelompok pembeli yang akan mengambil alih utang sebesar kurang lebih US$ 6,9 miliar. Mengutip Reuters, Senin (19/10/2026), selama kuartal kedua, VinFast mencatat keuntungan dari operasi yang dihentikan (discontinued operations) sebesar sekitar US$ 1,15 miliar—sebagian besar terkait dengan pengalihan aset tersebut—yang mengurangi kerugian bersih perusahaan sekitar 93% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sekitar US$ 54,65 juta.
Ekspansi VinFast di Luar Negeri Topang Pendapatan, Restrukturisasi Perkecil Kerugian
KONTAN.CO.ID - HANOI. Produsen kendaraan listrik (EV) asal Vietnam, VinFast, mencatat lonjakan pendapatan kuartal kedua sebesar 85,5% secara tahunan (year-on-year). Sementara itu, keuntungan dari penjualan aset manufaktur membantu memperkecil kerugian bersih perusahaan, meskipun VinFast terus melakukan investasi untuk ekspansi ke luar negeri. Pada bulan Mei, produsen kendaraan listrik ini telah meluncurkan rencana restrukturisasi yang mencakup pengalihan aset manufaktur senilai sekitar $530 juta kepada kelompok pembeli yang akan mengambil alih utang sebesar kurang lebih US$ 6,9 miliar. Mengutip Reuters, Senin (19/10/2026), selama kuartal kedua, VinFast mencatat keuntungan dari operasi yang dihentikan (discontinued operations) sebesar sekitar US$ 1,15 miliar—sebagian besar terkait dengan pengalihan aset tersebut—yang mengurangi kerugian bersih perusahaan sekitar 93% dibandingkan tahun sebelumnya, menjadi sekitar US$ 54,65 juta.