KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Persepsi konsumen secara umum terhadap ekspektasi ekonomi Indonesia dalam enam bulan ke depan menurun. Bahkan, persepsi konsumen terhadap ekspektasi ekonomi berada pada posisi terendah sejak pandemi Covid-19. Ini terlihat dari Indeks Ekspektasi Konsumen (IEK) yang disusun oleh Bank Indonesia (BI). Menurut hasil survei BI, IEK di Juli berada di level 125,7. Ini merupakan posisi terendah sejak Agustus 2021, di mana kala itu IEK berada di level 95,3. Yang menarik, meski IEK berada di level terendah dalam kurun waktu hampir lima tahun terakhir, namun sebagian kelompok konsumen yang disurvei BI melihat ada peluang ekspektasi ekonomi Indonesia dalam enam bulan ke depan membaik.
Di segmen konsumen dengan pengeluaran per bulan di kisaran Rp 1 juta-Rp 2 juta per bulan, IEK justru naik tipis dari 116,5 di Juni menjadi 116,9 di Juli. Sementara di segmen konsumen pengeluaran Rp 5 juta ke atas per bulan naik 0,9% secara bulanan jadi 130,6 di Juli. Penurunan IEK terjadi di segmen pengeluaran bulanan Rp 2,1 juta-Rp 3 juta per bulan, yakni turun 2,1% secara bulanan menjadi 118,4 di Juli. IEK konsumen segmen pengeluaran Rp 3,1 juta-Rp 4 juta juga turun 3,3% secara bulanan jadi 122,1.
Baca Juga: Persepsi Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi Saat Ini Turun Empat Bulan Berturut-Turut Konsumen dengan segmen pengeluaran bulanan Rp 4,1 juta-Rp 5 juta tercatat paling optimistis terhadap ekspektasi ekonomi dalam enam bulan ke depan. IEK konsumen segmen ini menguat 6,2% secara bulanan mencapai 129,7 di Juli. Indeks Ekspektasi Penghasilan (IEP), salah satu komponen pembentuk IEK, tercatat stabil di level 133,6 di Juli, tidak berubah dibanding Juni. Sementara Indeks Ekspektasi Ketersediaan Lapangan Kerja (IEKLK) dan Indeks Ekspektasi Kegiatan Usaha (IEKU) masing-masing tercatat turun 1,3% dan 0,85 secara bulanan. Tapi lagi-lagi, konsumen dengan segmen pengeluaran kisaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta mencatatkan optimisme tinggi terhadap komponen-komponen tersebut. IEKLK konsumen segmen pengeluaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta tercatat berada di posisi 129,0 di Juli. Ini IEKLK tertinggi di antara semua segmen konsumen. Realisasi tersebut tercatat naik 6,8% secara bulanan. Konsumen dengan segmen pengeluaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta bahkan sangat optimistis penghasilannya akan membaik dalam enam bulan ke depan. IEP segmen ini naik hingga 9,1% secara bulanan mencapai 138,5 per Juli 2026.
Baca Juga: Persepsi Konsumen Terhadap Kondisi Ekonomi RI Saat Ini Turun Sementara IEKU segmen pengeluaran Rp 4,1 juta-Rp 5 juta naik 2,7% secara bulanan jadi 121,5 di Juli. Kenaikan bulanan tersebut tidak jauh beda dari kenaikan IEKU segmen pengeluaran Rp 1 juta-Rp 2 juta, yang naik 2,5% jadi 110,9 di Juli.
Ekspektasi terhadap kondisi ekonomi ke depan juga membaik di kalangan konsumen dengan pengeluaran di atas Rp 5 juta per bulan. IEK segmen ini naik 0,9% secara bulanan di Juli. Sementara indeks ekspektasi penghasilan konsumen segmen pengeluaran Rp 5 juta ke atas ini naik 0,7% di Juli. Ekspektasi ketersediaan lapangan kerja dan kondisi usaha di segmen pengeluaran ini juga membaik, masing-masing naik 0,7% dan 1,1% secara bulanan. Dalam survei di Juli ini, BI mencatat responden konsumen wanita mencapai 61,5%, sementara sisanya pria, sebanyak 38,5%. Dari sisi pengeluaran, konsumen segmen pengeluaran Rp 5 juta ke atas menjadi responden terbanyak, mencapai 32,2%. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News