KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang ekspor batubara Indonesia diperkirakan masih terbuka hingga penghujung 2026, meskipun permintaan dari negara-negara importir utama cenderung dinamis. Di tengah kondisi tersebut, eksportir batubara juga mulai membidik pasar alternatif untuk menopang kinerja ekspor pada 2027. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani mencermati, kinerja ekspor batubara masih prospektif hingga akhir 2026. Proyeksi ini didukung kebutuhan sejumlah negara untuk menjaga persediaan batubara menjelang akhir tahun. "Prospek ekspor batubara hingga akhir tahun masih memiliki peluang, terutama dengan adanya kebutuhan untuk menjaga stok di sejumlah negara menjelang akhir tahun. Namun, permintaan dari negara tujuan ekspor masih cukup dinamis sehingga perkembangannya perlu terus dicermati," kata Gita kepada Kontan, Senin (2/11/2026).
Ekspor Batubara RI Masih Prospektif hingga Akhir 2026, Vietnam Jadi Pasar Potensial
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Peluang ekspor batubara Indonesia diperkirakan masih terbuka hingga penghujung 2026, meskipun permintaan dari negara-negara importir utama cenderung dinamis. Di tengah kondisi tersebut, eksportir batubara juga mulai membidik pasar alternatif untuk menopang kinerja ekspor pada 2027. Direktur Eksekutif Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI), Gita Mahyarani mencermati, kinerja ekspor batubara masih prospektif hingga akhir 2026. Proyeksi ini didukung kebutuhan sejumlah negara untuk menjaga persediaan batubara menjelang akhir tahun. "Prospek ekspor batubara hingga akhir tahun masih memiliki peluang, terutama dengan adanya kebutuhan untuk menjaga stok di sejumlah negara menjelang akhir tahun. Namun, permintaan dari negara tujuan ekspor masih cukup dinamis sehingga perkembangannya perlu terus dicermati," kata Gita kepada Kontan, Senin (2/11/2026).
TAG: