Jakarta. Kementerian Pertanian (Kemtan) klaim baru-baru ini telah mengekspor 40 ton beras organik ke Belgia. Beras organik ini dijual dengan harga rata-rata Rp 70.000 per kilogram (kg) dan memiliki pangsa pasar khusus dibandingkan beras pada umumnya. Karena memiliki peluang pasar yang menjanjikan, Kemtan menargetkan dapat mengekspor 100.000 ton beras organik tahun ini. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya berkomitmen mengembangkan penanaman beras organik. Selain menargetkan bisa mengekspor 100.000 ton tahun ini, Mentan juga menargetkan pengembangan lahan tanaman organik seluas 100.000 hektare (ha) pada tahun depan. "Nanti dalam lima tahun ke depan, kami targetkan bisa memperluas lahan tanaman beras organik menjadi 500.000 ha," ujar Amran, Rabu (7/9).
Ekspor beras organik ditargetkan 100.000 ton
Jakarta. Kementerian Pertanian (Kemtan) klaim baru-baru ini telah mengekspor 40 ton beras organik ke Belgia. Beras organik ini dijual dengan harga rata-rata Rp 70.000 per kilogram (kg) dan memiliki pangsa pasar khusus dibandingkan beras pada umumnya. Karena memiliki peluang pasar yang menjanjikan, Kemtan menargetkan dapat mengekspor 100.000 ton beras organik tahun ini. Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengatakan pihaknya berkomitmen mengembangkan penanaman beras organik. Selain menargetkan bisa mengekspor 100.000 ton tahun ini, Mentan juga menargetkan pengembangan lahan tanaman organik seluas 100.000 hektare (ha) pada tahun depan. "Nanti dalam lima tahun ke depan, kami targetkan bisa memperluas lahan tanaman beras organik menjadi 500.000 ha," ujar Amran, Rabu (7/9).