Ekspor domba ke Malaysia, pengusaha minta dukungan akses transportasi



KONTAN.CO.ID - SURABAYA. Para eksportir mengaku kesulitan dalam proses pengiriman ternak lantaran tak memiliki banyak pengalaman di bidang pengiriman hewan ternak ke luar negeri.

Rio Lukman, Chief Executive Officer PT Inkopmar Cahaya Buana mengatakan perusahaan trader, ekspor dan impor mengaku kesulitan untuk mendapatkan transportasi yang pas dengan kebutuhan pengiriman hewan ternak.

Asal tahu saja untuk pengiriman tahap pertama, untuk mengekspor 2.500 ekor domba ke Malaysia, dia menggunakan kapal roro sebagai alat transportasi dari Dumai menuju negeri Jiran. Sebelumnya, domba-domba tersebut menggunakan transportasi darat menuju Dumai.  Panjangnya alur transportasi ini membuat biaya pengiriman mendominasi sekitar 40% dari nilai jual domba.


"Kami sengaja menggunakan kapal penumpang yang dimodifikasi sedikit untuk menyesuaikan jumlah hewan yang dikirim. Kami tidak menyewa kapal asing karena kapasitasnya terlalu besar," jelasnya.

Dia berharap, pemerintah dapat memberikan dukungan transportasi dengan diberikannya akses pengiriman ekspor untuk kapal Camara Nusantara. Pasalnya, kapal laut ini hanya dapat berlayar di kawasan peraiaran Indonesia.

Catatan saja, Indonesia dan Malaysia resmi menjalin kerjasama untuk ekspor 60.000 domba per tahun. Seluruh domba ini merupakan hasil ternak 500 petani domba di beberapa daerah Jawa Timur.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi