Ekspor Hong Kong Tembus Rekor, Realisasi Impor Juga Naik



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Impor ke Hong Kong melonjak 38,1% secara tahunan menjadi US$ 535 miliar pada Januari 2026. Jumlah tersebut meningkat dari kenaikan 30,6% pada Desember 2025. 

Seperti dikutip Trading economics, Jumat (27/2), ini menandai tingkat pertumbuhan tahunan terkuat sejak Maret 2010, didorong oleh peningkatan pembelian logam non-ferrous (135,3%), peralatan telekomunikasi dan perekaman serta reproduksi suara (80%), mesin dan peralatan pembangkit listrik (46,5%), mesin, peralatan, perlengkapan, dan suku cadang listrik (44,8%). 

Selain itu impor barang manufaktur lainnya (44,1%), dan barang manufaktur mineral non-logam (30,3%). 


Berdasarkan negara asal, impor paling banyak meningkat dari Vietnam (129,8%), India (125,1%), Korea (75%), Tiongkok Daratan (46,6%), dan Singapura (42,8%).

Sementara itu ekspor dari Hong Kong melonjak sebesar 33,8% secara tahunan ke rekor tertinggi sebesar US$ 520,6 miliar pada Januari 2026, meningkat dari kenaikan 26,1% pada bulan sebelumnya. 

Ini menandai pertumbuhan tahunan terkuat sejak Januari 2021, dengan ekspansi tercatat di sebagian besar kategori komoditas utama. 

Penjualan meningkat paling banyak untuk mesin, peralatan, dan perlengkapan listrik, serta komponen listriknya (39,4%), diikuti oleh peralatan dan perlengkapan telekomunikasi dan perekaman serta reproduksi suara (51,9%), mesin kantor dan mesin pengolah data otomatis (25,4%), dan barang manufaktur lainnya (25,9%).

Berdasarkan tujuan, ekspor ke Tiongkok Daratan melonjak sebesar 40,6%, sementara ekspor ke AS naik sebesar 23,3% dan pengiriman ke Vietnam meningkat sebesar 31%. Namun, ekspor ke India turun sebesar 18%.

TAG: