KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) fesyen dan kriya memperluas pasar ekspor. Penguatan desain, kapasitas produksi, hingga akses pasar menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global. Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji mengatakan, industri fesyen dan kriya memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena ditopang kekayaan budaya, kreativitas, dan keterampilan masyarakat Indonesia. “Industri fesyen dan kriya memiliki potensi besar untuk terus berkembang karena Indonesia mempunyai kekayaan budaya, kreativitas, dan keterampilan masyarakat yang sangat beragam. Potensi tersebut harus kita dorong menjadi kekuatan industri yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah, memiliki daya saing, dan diterima pasar internasional,” ujar Sarmuji dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10/2026).
Ekspor IKM Fesyen dan Kriya Naik 23,1%, Kemenperin Bidik Pasar Global
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mendorong industri kecil dan menengah (IKM) fesyen dan kriya memperluas pasar ekspor. Penguatan desain, kapasitas produksi, hingga akses pasar menjadi strategi untuk meningkatkan daya saing produk kreatif Indonesia di pasar global. Menteri Perindustrian, Muhammad Sarmuji mengatakan, industri fesyen dan kriya memiliki potensi besar untuk dikembangkan karena ditopang kekayaan budaya, kreativitas, dan keterampilan masyarakat Indonesia. “Industri fesyen dan kriya memiliki potensi besar untuk terus berkembang karena Indonesia mempunyai kekayaan budaya, kreativitas, dan keterampilan masyarakat yang sangat beragam. Potensi tersebut harus kita dorong menjadi kekuatan industri yang mampu menghasilkan produk bernilai tambah, memiliki daya saing, dan diterima pasar internasional,” ujar Sarmuji dalam keterangan resmi, Sabtu (24/10/2026).