KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) optimistis penjualan ekspor masih akan menjadi penopang utama pertumbuhan kinerja perseroan pada 2026. Keyakinan tersebut didorong penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta permintaan pasar global yang dinilai tetap solid. Direktur Utama MARK, Ridwan Goh, mengatakan lebih dari 80% penjualan perseroan berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS. Struktur bisnis tersebut dinilai memberikan keuntungan tersendiri di tengah volatilitas nilai tukar. “Lebih dari 80% penjualan Perseroan berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS. Struktur bisnis ini memberikan natural hedge terhadap fluktuasi nilai tukar, sehingga di tengah penguatan dolar AS, Perseroan justru memperoleh dampak positif terhadap pendapatan dan profitabilitas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/5).
Ekspor Jadi Andalan, MARK Targetkan Laba Bersih Rp 340 Miliar pada 2026
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) optimistis penjualan ekspor masih akan menjadi penopang utama pertumbuhan kinerja perseroan pada 2026. Keyakinan tersebut didorong penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta permintaan pasar global yang dinilai tetap solid. Direktur Utama MARK, Ridwan Goh, mengatakan lebih dari 80% penjualan perseroan berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS. Struktur bisnis tersebut dinilai memberikan keuntungan tersendiri di tengah volatilitas nilai tukar. “Lebih dari 80% penjualan Perseroan berasal dari pasar ekspor dengan denominasi dolar AS. Struktur bisnis ini memberikan natural hedge terhadap fluktuasi nilai tukar, sehingga di tengah penguatan dolar AS, Perseroan justru memperoleh dampak positif terhadap pendapatan dan profitabilitas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (8/5).
TAG: