KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus memperkuat strategi untuk mendorong ekspor di tengah ketidakpastian global dengan membuka akses pasar baru dan mempercepat penyelesaian perjanjian dagang. Per Maret 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada Maret 2026 sebesar US$ 22,53 miliar, turun 3,10% secara tahunan dibandingkan Maret 2025 yang mencapai US$ 23,25 miliar. Penurunan ini terutama dipicu oleh melemahnya kinerja ekspor nonmigas pada sejumlah komoditas utama. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, salah satu langkah utama yang ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekspor adalah memperluas pasar ekspor Indonesia, termasuk mempercepat proses kerja sama dengan kawasan Eropa.
Ekspor Maret Turun, Airlangga Beberkan Strategi Pemerintah Dorong Ekspor
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus memperkuat strategi untuk mendorong ekspor di tengah ketidakpastian global dengan membuka akses pasar baru dan mempercepat penyelesaian perjanjian dagang. Per Maret 2026, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai ekspor Indonesia pada Maret 2026 sebesar US$ 22,53 miliar, turun 3,10% secara tahunan dibandingkan Maret 2025 yang mencapai US$ 23,25 miliar. Penurunan ini terutama dipicu oleh melemahnya kinerja ekspor nonmigas pada sejumlah komoditas utama. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan, salah satu langkah utama yang ditempuh untuk mendorong pertumbuhan ekspor adalah memperluas pasar ekspor Indonesia, termasuk mempercepat proses kerja sama dengan kawasan Eropa.