Ekspor Melonjak Jelang Diwali, Harga Minyak Sawit Malaysia Bangkit ke MYR 4.700



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga kontrak berjangka minyak sawit Malaysia bangkit dari penurunan sebelumnya, bergerak di kisaran MYR 4.700 per ton. 

Seperti dikutip Tradingeconomics, Jumat (30/10), harga crude palm oil (CPO) didorong oleh kenaikan harga minyak nabati pesaing serta penguatan harga minyak mentah. 

Pasar pulih dari level terendah dalam dua minggu seiring dengan ekspor yang tetap kuat. Lembaga survei kargo melaporkan lonjakan pengiriman sebesar 46,9%–67,7% selama periode 1–25 Oktober dibandingkan periode yang sama di bulan September. 


Peningkatan ini sebagian dipicu oleh permintaan menjelang perayaan Diwali di India, yang merupakan konsumen utama. 

Sementara itu, Kementerian Keuangan Malaysia dikabarkan tengah meninjau usulan untuk menangguhkan pajak ekspor CPO, mengingat stok pada bulan September mencapai rekor tertinggi dan diperkirakan akan melampaui 3 juta ton pada akhir tahun di tengah puncak musim produksi. 

Meski demikian, harga kontrak berjangka mencatatkan penurunan mingguan pertama dalam empat minggu terakhir, turun sekitar 3%. Ini akibat melimpahnya persediaan. 

Curah hujan yang turun tepat waktu antara bulan September dan November juga meredam risiko yang terkait dengan fenomena El Niño. 

Walaupun begitu, harga kontrak berjangka masih mencatatkan kenaikan bulanan sekitar 1,3% setelah sempat turun 5,8% pada bulan September. Saat ini, para pelaku pasar tengah menantikan data PMI resmi dari Tiongkok untuk mendapatkan sinyal lebih lanjut mengenai permintaan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: