KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses pemeriksaan kandungan logam tanah jarang (LTJ) yang menyebabkan tertahannya ekspor mineral nasional dinilai berpotensi menekan daya saing komoditas tambang Indonesia di pasar global. Meski pemeriksaan LTJ merupakan bagian penting dari pengawasan ekspor mineral strategis, belum adanya kepastian regulasi serta standar operasional yang jelas dinilai dapat menciptakan ketidakpastian bagi pelaku usaha dan mengganggu kelancaran aktivitas perdagangan internasional. Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep), Bisman Bakhtiar, mengatakan pengawasan pemerintah terhadap mineral strategis perlu dibarengi dengan prosedur pemeriksaan yang transparan dan memiliki kepastian hukum.
Ekspor Mineral Tersendat, Pemeriksaan LTJ Dinilai Gerus Daya Saing Indonesia
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Proses pemeriksaan kandungan logam tanah jarang (LTJ) yang menyebabkan tertahannya ekspor mineral nasional dinilai berpotensi menekan daya saing komoditas tambang Indonesia di pasar global. Meski pemeriksaan LTJ merupakan bagian penting dari pengawasan ekspor mineral strategis, belum adanya kepastian regulasi serta standar operasional yang jelas dinilai dapat menciptakan ketidakpastian bagi pelaku usaha dan mengganggu kelancaran aktivitas perdagangan internasional. Direktur Eksekutif Pusat Studi Hukum Energi Pertambangan (Pushep), Bisman Bakhtiar, mengatakan pengawasan pemerintah terhadap mineral strategis perlu dibarengi dengan prosedur pemeriksaan yang transparan dan memiliki kepastian hukum.