Ekspor Mobil Toyota (TMMIN) Naik 12,3% Jadi 121.832 Unit hingga Mei 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) mencatatkan pertumbuhan ekspor kendaraan utuh (completely built-up/CBU) pada lima bulan pertama 2026.

Sepanjang Januari-Mei 2026, ekspor mobil bermerek Toyota mencapai 121.832 unit atau meningkat 12,29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 108.501 unit.

Dengan capaian tersebut, Toyota berkontribusi sekitar 58,8% terhadap total ekspor CBU nasional yang mencapai 207.222 unit hingga Mei 2026. Pada periode yang sama, ekspor kendaraan utuh Indonesia tumbuh 7,64% secara tahunan.


Baca Juga: Tarif 52 Ruas Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini

Wakil Presiden PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) I Nyoman Winaya Adnyana mengatakan, pertumbuhan ekspor tersebut menunjukkan daya saing industri otomotif nasional masih terjaga di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik.

"Diversifikasi pasar ekspor menjadi salah satu faktor yang menopang kinerja perusahaan. Peningkatan permintaan dari kawasan Asia dan Amerika mampu mengimbangi pelemahan permintaan dari pasar Timur Tengah," kata Nyoman kepada Kontan, Jumat (10/7/2026).

Berdasarkan data perusahaan, ekspor Toyota ke kawasan Asia meningkat 17,8% dan Amerika tumbuh 20,9% pada Januari-Mei 2026 dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, permintaan dari Timur Tengah turun sekitar 20,81%.

"Diversifikasi pasar ekspor membuat kinerja ekspor Toyota tetap terjaga meski kondisi pasar global masih berfluktuasi," ujar Nyoman.

Dari sisi produk, Avanza/Veloz menjadi model dengan volume ekspor terbesar, yakni 27.647 unit. Posisi berikutnya ditempati Raize sebanyak 22.262 unit dan Yaris Cross sebanyak 16.855 unit. Ketiga model tersebut diproduksi di Indonesia dan dipasarkan ke lebih dari 100 negara tujuan.

Baca Juga: Gaikindo Ungkap Faktor Pendorong Penjualan Mobil Melaju pada Semester I-2026

Di segmen kendaraan elektrifikasi, ekspor Kijang Innova Zenix Hybrid Electric Vehicle (HEV) dan Yaris Cross HEV juga menunjukkan pertumbuhan positif. Hingga Mei 2026, volume ekspor kedua model tersebut mencapai 10.632 unit, meningkat 42,8% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 7.444 unit.

Ke depan, Nyoman mengatakan TMMIN akan terus memperluas pasar ekspor, meningkatkan daya saing produk, serta mengembangkan kendaraan berteknologi rendah emisi guna memperkuat posisi Indonesia sebagai basis produksi dan ekspor Toyota di pasar global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News