Ekspor Perdana 20 Ton, Stainless Prima Pipe (SPP) Tembus Pasar Eropa



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Stainless Prima Pipe (SPP) mengekspor perdana 20 ton pipa stainless steel ke Jerman. Pengiriman ini menjadi langkah awal perusahaan untuk memperluas pasar ekspor, khususnya ke kawasan Eropa.

Ekspor dilakukan dari fasilitas produksi SPP di kawasan GIIC Deltamas, Cikarang, Jawa Barat. Langkah ini sekaligus mencerminkan upaya industri manufaktur nasional meningkatkan daya saing produk bernilai tambah di pasar global.

Direktur Utama Stainless Prima Pipe Mustika Ali mengatakan, ekspor perdana ini menjadi pijakan penting bagi perusahaan.


Baca Juga: Mitratel (MTEL) Cetak Kinerja Positif di Tengah Ekspansi Infrastruktur Digital

“Ekspor perdana ini merupakan momentum penting bagi kami untuk membuktikan bahwa produk manufaktur Indonesia mampu bersaing di pasar global. Kami optimistis dapat terus memperluas jangkauan pasar Internasional ke depan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Jumat (1/5/2026).

Dari sisi kapasitas, perusahaan memiliki kemampuan produksi hingga 1.100 ton per tahun dan telah mengadopsi standar internasional seperti ASTM, 3A, dan EN 10357 untuk menjaga kualitas produk.

General Manager PT SPP, Edi Tandiono, menyampaikan produk pipa stainless steel perusahaan dirancang untuk berbagai sektor industri, mulai dari makanan dan minuman, farmasi, hingga energi.

Di sisi pemerintah, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan turut mengapresiasi ekspor produk bernilai tambah tersebut. Pemerintah juga terus mendorong penguatan ekosistem industri besi dan baja nasional agar lebih berdaya saing dan berkelanjutan.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional, Fajari Puntodewi, menyampaikan dukungan melalui berbagai program promosi dan fasilitasi ekspor.

Baca Juga: Waskita Karya (WSKT) Kebut Proyek Sekolah Rakyat (SR) di Jatim, Progres Kini 45,5%

Ke depan, SPP menargetkan perluasan pasar ke berbagai negara di Eropa dan global sebagai bagian dari strategi pertumbuhan berkelanjutan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News