JAKARTA. Budaya mengonsumsi produk perikanan oleh masyarakat China berdampak besar terhadap ekspor Indonesia. Mengutip data Kementerian Perdagangan (Kemdag) periode 2011-2015, ekspor produk perikanan Indonesia ke Cina terus meningkat, dari US$ 83,47 juta menjadi US$ 119,31 juta, dengan tren kenaikan sebesar 9,17%. Atase Perdagangan RI di Beijing Dandy Satria Iswara mengatakan, masyarakat Negeri Tirai Bambu sangat gemar mengonsumsi udang dan ikan. Hampir setiap restoran dan rumah makan menyediakan menu produk hasil laut dan perikanan seperti ikan, udang, cumi, lobster, kepiting, kerang, hingga gurita. “Bertambahnya penduduk dan meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat China juga merupakan peluang yang tidak boleh terlewat begitu saja,” ujar Dandy, dalam siaran persnya, Jumat (24/6).
Ekspor produk perikanan ke China terus naik
JAKARTA. Budaya mengonsumsi produk perikanan oleh masyarakat China berdampak besar terhadap ekspor Indonesia. Mengutip data Kementerian Perdagangan (Kemdag) periode 2011-2015, ekspor produk perikanan Indonesia ke Cina terus meningkat, dari US$ 83,47 juta menjadi US$ 119,31 juta, dengan tren kenaikan sebesar 9,17%. Atase Perdagangan RI di Beijing Dandy Satria Iswara mengatakan, masyarakat Negeri Tirai Bambu sangat gemar mengonsumsi udang dan ikan. Hampir setiap restoran dan rumah makan menyediakan menu produk hasil laut dan perikanan seperti ikan, udang, cumi, lobster, kepiting, kerang, hingga gurita. “Bertambahnya penduduk dan meningkatnya kemampuan daya beli masyarakat China juga merupakan peluang yang tidak boleh terlewat begitu saja,” ujar Dandy, dalam siaran persnya, Jumat (24/6).