KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tudingan Amerika Serikat (AS) yang memasukkan Indonesia dalam negara yang berisiko menjadi jalur transshipment barang China dinilai dapat mengganggu daya saing ekspor Indonesia ke pasar AS. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, mengatakan persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan benar atau tidaknya praktik transshipment, tetapi juga persepsi risiko terhadap asal barang Indonesia. “Ketika Indonesia ditempatkan dalam Tier 2, konsekuensinya bisa berupa peningkatan pemeriksaan, biaya kepatuhan yang lebih tinggi, dan proses masuk barang yang lebih ketat,” kata Rizal kepada Kontan, Jumat (21/8/2026).
Ekspor RI ke AS Terancam, Tudingan Transshipment AS Bisa Ganggu Daya Saing Ekspor RI
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tudingan Amerika Serikat (AS) yang memasukkan Indonesia dalam negara yang berisiko menjadi jalur transshipment barang China dinilai dapat mengganggu daya saing ekspor Indonesia ke pasar AS. Kepala Pusat Makroekonomi dan Keuangan Institute for Development of Economics and Finance (Indef), M Rizal Taufikurahman, mengatakan persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan benar atau tidaknya praktik transshipment, tetapi juga persepsi risiko terhadap asal barang Indonesia. “Ketika Indonesia ditempatkan dalam Tier 2, konsekuensinya bisa berupa peningkatan pemeriksaan, biaya kepatuhan yang lebih tinggi, dan proses masuk barang yang lebih ketat,” kata Rizal kepada Kontan, Jumat (21/8/2026).
TAG: