Ekspor Singapura Melonjak 24,2% pada Juli 2026, Didorong Permintaan AI



KONTAN.CO.ID - Ekspor domestik nonmigas Singapura kembali mencatat pertumbuhan kuat pada Juli 2026. Kinerja ekspor ditopang tingginya permintaan terkait kecerdasan buatan (AI), khususnya terhadap produk elektronik.

Mengutip Reuters, Senin (17/8/2026), data pemerintah menunjukkan ekspor domestik nonmigas Singapura pada Juli 2026 meningkat 24,2% secara tahunan (year on year/YoY).

Baca Juga: Ekonomi Jepang Tumbuh 1,1% di Kuartal II, di Bawah Perkiraan


Pertumbuhan tersebut menjadi yang keempat secara beruntun dengan kenaikan di atas 20%. Capaian ini juga mendekati perkiraan median ekonom dalam jajak pendapat Reuters sebesar 25%.

Kenaikan ekspor terutama didorong oleh permintaan yang kuat terhadap produk elektronik yang berkaitan dengan pengembangan teknologi AI. Sementara itu, pengiriman produk non-elektronik justru mengalami penurunan.

Enterprise Singapore menyebut ekspor Singapura meningkat ke sembilan dari 10 pasar utama negara tersebut.

Pertumbuhan ekspor terutama didorong oleh peningkatan pengiriman ke Amerika Serikat, China dan Taiwan.

Baca Juga: Bursa Asia Bergerak Sideways, Investor Waspadai Harga Minyak di Tengah Perang Teluk

Proyeksi Ekspor Singapura Naik

Kinerja ekspor yang tetap kuat membuat pemerintah Singapura semakin optimistis terhadap prospek perdagangan sepanjang tahun ini.

Pekan lalu, Enterprise Singapore menaikkan proyeksi pertumbuhan ekspor domestik nonmigas Singapura pada 2026 menjadi 14%-16%.

Proyeksi tersebut meningkat signifikan dibandingkan perkiraan sebelumnya yang berada di kisaran 3%-5%.

Penguatan ekspor menjadi salah satu indikator penting bagi perekonomian Singapura, mengingat negara tersebut sangat bergantung pada perdagangan internasional dan sektor manufaktur berorientasi ekspor.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Datar Senin (17/8) Pagi, Brent ke US$ 88,72