Ekspor Tiga Komoditas Andalan RI Naik, Volumenya Justru Kompak Menyusut



KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai ekspor sejumlah komoditas nonmigas unggulan Indonesia mengalami pertumbuhan sepanjang Januari-Agustus 2026. Namun, kenaikan nilai tersebut tidak diikuti oleh peningkatan volume ekspor, yang justru tercatat menurun.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono mengatakan, kondisi tersebut terlihat pada tiga komoditas utama, yakni besi dan baja, crude palm oil (CPO) dan turunannya, serta batu bara.

“Ketiga komoditas ini memberikan andil sebesar 28,82% terhadap total ekspor non migas di Indoensia pada Januari-Agustus 2026,” tutur Ateng dalam konferensi pers, Kamis (1/10/2026).


Baca Juga: Jadi Kapolri, Prabowo Bakal Lantik Komjen Suyudi Hari Ini (1/10)

Pada komoditas besi dan baja, nilai ekspor sepanjang Januari-Agustus 2026 mencapai US$ 19,18 miliar. Angka tersebut meningkat 4,88% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$ 18,29 miliar.

Meski demikian, volume ekspor besi dan baja justru mengalami penurunan sebesar 5,05%. Volume ekspor turun dari 15,02 juta ton pada Januari-Agustus 2025 menjadi 14,26 juta ton pada Januari-Agustus 2026.

Tren serupa juga terjadi pada ekspor CPO dan turunannya. Nilai ekspor komoditas tersebut tercatat naik 6,57%, dari US$ 16,66 miliar pada Januari-Agustus 2025 menjadi US$ 17,75 miliar pada Januari-Agustus 2026.

Baca Juga: PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,4, Tertinggi dalam 7 Bulan

Sementara dari sisi volume, ekspor CPO dan turunannya turun tipis 0,39%. Volume ekspor berkurang dari 16,20 juta ton menjadi 16,13 juta ton.

Adapun ekspor batu bara mencatat kenaikan nilai sebesar 4,31%, dari US$ 15,90 miliar pada Januari-Agustus 2025 menjadi US$ 16,58 miliar pada Januari-Agustus 2026.

Di tengah kenaikan nilai ekspor tersebut, volume ekspor batu bara justru mengalami penurunan paling dalam dibandingkan dua komoditas lainnya. Volume ekspor batu bara turun 9,33%, dari 251,13 juta ton pada Januari-Agustus 2025 menjadi 227,70 juta ton pada Januari-Agustus 2026.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News