Ekuitas Lembaga Keuangan Mikro BKD Ponorogo Meningkat 5,44% per Mei 2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Lembaga Keuangan Mikro (LKM) Badan Kredit Desa (BKD) Ponorogo mengalami peningkatan ekuitas per Mei 2026. Direktur Utama LKM BKD Ponorogo, Mego menerangkan ekuitas per Maret 2026 tercatat mencapai Rp 60,64 miliar.

"Ekuitas kami naik 5,44%, jika dibandingkan pencapaian per Maret 2025 yang sebesar Rp 57,51 miliar," katanya kepada Kontan, Rabu (3/6/2026).

Mego menerangkan penyebab utama adanya peningkatan tersebut karena kenaikan cadangan umum perusahaan. Dia menyebut pihaknya akan terus meningkatkan jumlah laba dan cadangan umum ke depannya, sehingga bisa mengerek kenaikan ekuitas. 


Menurut Mego, langkah itu perlu dilakukan karena masih terasa sulit bagi para pemegang saham untuk menambah penyetoran modal kepada LKM BKD Ponorogo di tengah dinamika perekonomian saat ini.

Baca Juga: Ketidakpastian Perekonomian Turut Pengaruhi Kinerja Pembiayaan Industri LKM

Mego menambahkan, salah satu hal yang harus diwaspadai pihaknya adalah jangan sampai LKM BKD Ponorogo mengalami rugi, karena faktor tersebut bisa mengikis ekuitas ke depannya. Oleh karena itu, dia akan terus mendorong LKM BKD Ponorogo agar bertumbuh.

Sementara itu, Asosiasi Lembaga Keuangan Mikro (LKM) dan Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Indonesia (Aslindo) menerangkan LKM perlu melakukan sejumlah langkah untuk meningkatkan ekuitas. Ketua Umum Aslindo, Burhan mengatakan LKM perlu meningkatkan ekspansi kredit kepada masyarakat ultra mikro dengan memaksimalkan kredit 20 juta. 

"Sebab, nilai pinjaman tersebut lebih kecil tingkat risikonya," ucapnya kepada Kontan.

Selain itu, Burhan mengatakan Aslindo juga masih mendorong agar LKM/LKMS bisa bekerja sama dengan penjaminan kredit, serta adanya pengikatan agunan bagi pemberian kredit agar lebih kuat. Dia juga menyebut LKM perlu berupaya untuk meningkatkan laba, meningkatkan tata kelola, dan tingkatkan kualitas sumber daya manusia. 

Berdasarkan data statistik Otoritas Jasa Keuangan (OJK), ekuitas LKM konvensional berbadan hukum PT dan koperasi (gabungan) sebesar Rp 401 miliar per Maret 2025 atau menurun 9,55%, menjadi Rp 362,72 miliar per Maret 2026. 

Baca Juga: LKM BKD Ponorogo Tawarkan Bunga Hingga 30% ke Nasabah, Ini Strateginya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News