KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Electronic City Indonesia Tbk (ECII) optimistis momentum Ramadan dan Lebaran 2026 akan menjadi katalis positif bagi kinerja 2026. Manajemen ECII menilai pola musiman jelang hari raya yang identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat masih akan berulang tahun ini, ditopang pencairan tunjangan hari raya (THR) serta perbaikan daya beli. Corporate Secretary Electronic City Indonesia Widi Satya Chitra mengatakan, periode Ramadan-Lebaran secara historis selalu mendorong kenaikan transaksi ritel elektronik dibandingkan bulan-bulan biasa.
“Penjualan elektronik selama Ramadan dan Lebaran biasanya setiap season hari raya atau menjelang puasa dan lebaran konsumsi masyarakat akan mengalami kenaikan yang diikuti dengan kenaikan pembelian barang elektronik,” ungkap Widi, kepada
Kontan.co.id, pekan ini.
Baca Juga: Permintaan Mendaki, Industri Makanan Minuman Sambut Imlek dan Ramadan - Idulfitri Menurut Widi, periode fesrive Ramadan memberikan kontribusi yang cukup baik terhadap kinerja ECII secara tahunan dan menjadi salah satu penopang utama performa semester pertama. Dari sisi kategori, ECII memproyeksikan produk big appliances akan menjadi pendorong utama penjualan selama Ramadan. Produk televisi, lemari es, dan mesin cuci diperkirakan menjadi pilihan konsumen.
Dari sisi kategori, ECII memproyeksikan kenaikan penjualan yang cukup signifikan dari berbagai kategori produk. Salah satunya produk big appliances, seperti televisi, lemari es, dan mesin cuci.
“Kemudian juga ada Small appliances yang di antaranya adalah Rice Cooker, Microwave , Vacuum Cleaner hingga kategori Gadget berupa Mobile Phone,” jelasnya. Di tengah promosi agresif dan persaingan harga, manajemen menegaskan tetap menjaga keseimbangan antara daya saing dan margin. Salah satu upaya yang ditempuh adalah penyesuaian harga secara selektif, tetapi tetap kompetitif di pasar.
“Kami juga memperkuat kolaborasi dengan pihak-pihak brand sehingga semakin menarik di mata konsumen,” katanya. Sejalan dengan proyeksi tersebut, ECII menargetkan kinerja tahun ini lebih baik dibandingkan realisasi tahun sebelumnya, dengan pertumbuhan minimal sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional. ECII juga menyatakan berada dalam kondisi operasional yang solid untuk menghadapi berbagai tantangan industri, sembari terus berupaya menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan nilai jangka panjang bagi para pemangku kepentingan. “Penjualan yang dilakukan selama season hari raya dinilai cukup kuat untuk menopang pencapaian target kinerja sepanjang 2026 dan cukup memberikan kontribusi yang baik,” tambahnya,” kata Widi.
Baca Juga: Danantara Akan Lelang Proyek Waste to Energy Tahap II di 12 Kota Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News