KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Elnusa Petrofin (EPN), anak usaha PT Elnusa Tbk (
ELSA), kembali menambah armada dan personel untuk mempercepat normalisasi distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Kota Medan. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk dukungan kepada PT Pertamina Patra Niaga dalam menjaga kelancaran pasokan BBM ke SPBU.
Baca Juga: Formosa Ingredient (BOBA) Cetak Kenaikan Laba 31,7% di Semester I-2026 Perusahaan menambah 18 unit mobil tangki melalui skema spot charter beserta Awak Mobil Tangki (AMT), sehingga total armada yang beroperasi kini mencapai 194 unit. Penambahan armada tersebut diharapkan meningkatkan kapasitas angkut sekaligus mempercepat siklus distribusi BBM dari Fuel Terminal menuju SPBU. Di sisi sumber daya manusia, Elnusa Petrofin juga menambah personel sehingga total AMT perbantuan menjadi 42 orang. Selain itu, distribusi turut diperkuat oleh 20 pengemudi dari satuan Perbekalan dan Angkutan (Bekang) TNI untuk menjaga kelancaran operasional.
Baca Juga: Hadapi Risiko Gagal Bayar, Pos Indonesia Tunjuk Dirut Baru dan Tambah Satu Direksi Direktur Utama PT Elnusa Petrofin Doni Indrawan mengatakan, perusahaan terus memperkuat seluruh proses distribusi, mulai dari penambahan armada, penguatan personel, hingga pengendalian operasional agar pasokan BBM ke masyarakat dapat segera kembali normal. "Kami terus melakukan penguatan dari hulu proses distribusi hingga pemantauan armada di lapangan. Penambahan mobil tangki dan personel, pengendalian round trip hour (RTH) secara intensif, serta percepatan perbaikan armada kami jalankan agar setiap mobil tangki dapat berputar lebih cepat dan pasokan ke SPBU semakin optimal," ujar Doni dalam keterangannya, Senin (20/7/2026). Untuk meningkatkan efisiensi distribusi, perusahaan memperketat pemantauan Round Trip Hour (RTH) melalui
Road Traffic Control (RTC) dan tim pusat. P emantauan dilakukan terhadap armada yang diperkirakan segera tiba di SPBU, armada yang telah melampaui standar waktu tempuh, hingga armada yang diproyeksikan kembali ke depot dalam waktu kurang dari satu jam.
Baca Juga: Istana Kaji Penyesuaian MBG Berdasarkan Wilayah, Skema Desil 7-10 Belum Diputuskan Di sisi teknis, Elnusa Petrofin juga menambah mekanik dari Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) serta memperkuat ketersediaan suku cadang untuk mempercepat proses perawatan dan perbaikan armada. Selain memastikan kelancaran distribusi, perusahaan menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan pekerja sebagai prioritas. Elnusa Petrofin menerapkan
Fatigue Management System untuk mengatur jam kerja dan waktu istirahat AMT guna mencegah kelelahan selama bertugas. Perusahaan juga memberikan tambahan makanan bergizi, suplemen, vitamin, menyediakan rest area, serta menyiagakan layanan Medic On Call guna memastikan kondisi kesehatan personel tetap terjaga selama proses distribusi berlangsung.
"Kesehatan, kebugaran, dan keselamatan seluruh personel yang bertugas tetap menjadi perhatian utama kami. Seluruh upaya ini kami lakukan agar operasi distribusi tetap andal tanpa mengabaikan keselamatan pekerja," kata Doni.
Baca Juga: Kemendes Pastikan Kopdes Merah Putih Tak Matikan BUMDes dan Warung Kelontong Elnusa Petrofin menyatakan akan terus berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga, aparat terkait, dan pengelola SPBU untuk mengevaluasi kebutuhan operasional di lapangan hingga distribusi BBM di Kota Medan kembali stabil dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News