KONTAN.CO.ID - Presiden OpenAI bersaksi pada Selasa (5/5/2026) bahwa Elon Musk sebenarnya mendukung rencana mengubah startup kecerdasan buatan tersebut menjadi perusahaan berorientasi laba (for-profit), namun ia menginginkan kendali penuh, sebagian karena ingin menggalang dana US$ 80 miliar atau setara Rp 1.392 triliun (kurs Rp 17.400) untuk membangun kota di Mars. Reuters melaporkan, kesaksian Presiden OpenAI Greg Brockman ini disampaikan pada pekan kedua persidangan di California, yang dapat menentukan masa depan OpenAI. OpenAI menjadi fenomena global setelah meluncurkan chatbot ChatGPT pada akhir 2022, memicu ledakan tren kecerdasan buatan generatif. Dalam persidangan, Brockman juga mengatakan OpenAI berencana menghabiskan sekitar US$ 50 miliar untuk sumber daya komputasi pada 2026.
Brockman: Musk ingin kendali penuh
Dalam hari kedua kesaksiannya, Brockman menyatakan bahwa pada 2017 Musk menginginkan OpenAI mengubah struktur korporasinya karena, menurut Musk, akan sangat sulit bagi organisasi nirlaba untuk menggalang dana sebesar yang dibutuhkan OpenAI guna membangun model AI tingkat lanjut. Brockman mengatakan Musk dengan jelas ingin menjadi pemimpin OpenAI jika perubahan struktur itu terjadi. Menurut Brockman, satu-satunya kandidat lain saat itu adalah Altman. Baca Juga: Alphabet Dekati Posisi Nvidia sebagai Perusahaan Paling Bernilai di Dunia Brockman menggambarkan sebuah pertemuan yang sangat tegang, di mana Musk menyatakan dirinya pantas mendapatkan saham mayoritas OpenAI karena pengalaman bisnisnya. Musk mengatakan ia akan menggunakan kepemilikan itu untuk membangun kota mandiri di Mars. “Dia bilang membutuhkan US$ 80 miliar untuk membuat sebuah ‘kota’ di Mars,” ujar Brockman. “Pada akhirnya, dia membutuhkan kendali penuh.” Brockman menambahkan bahwa Musk juga mengatakan hanya dirinya yang akan memutuskan kapan kendali penuh itu dilepaskan. Brockman menyebut pertemuan pada Agustus 2017 awalnya berjalan baik. Saat itu Musk baru saja memberikan mobil Tesla kepada beberapa karyawan OpenAI sebagai bentuk apresiasi, sementara mantan kepala ilmuwan OpenAI Ilya Sutskever melukis potret mobil Tesla untuk diberikan kepada Musk sebagai tanda terima kasih. Namun menurut Brockman, Musk kemudian marah ketika membahas struktur ekuitas OpenAI yang tidak ia sukai, lalu berkata “Saya menolak.” Brockman mengatakan Musk berdiri dan berjalan mendekat dengan sangat cepat sehingga ia sempat khawatir Musk akan memukulnya. Namun Musk justru mengambil lukisan karya Sutskever dan keluar dengan marah, sambil mengatakan ia akan menahan pendanaan baru sampai masalah itu diselesaikan.SpaceX memberi Musk insentif untuk pergi ke Mars
Pengacara Musk berusaha menggambarkan Brockman sebagai sosok yang juga mengejar keuntungan besar lewat OpenAI. Pada Senin, Brockman bersaksi bahwa nilai kepemilikannya di OpenAI mencapai hampir US$ 30 miliar. Ia juga mengatakan memiliki saham di dua startup yang didukung Altman, serta kepemilikan 1% di dana keluarga Altman. Bukti persidangan juga mencakup catatan harian Brockman pada 2017 yang menulis: “Secara finansial, apa yang akan membawa saya ke US$ 1 miliar?” Pada Maret 2019, OpenAI direstrukturisasi menjadi entitas for-profit yang tetap berada di bawah kendali organisasi nirlaba, sehingga memungkinkan OpenAI menerima investasi dari pihak luar. Tonton: UEA Resmi Keluar dari OPEC! Strategi Baru Guncang Pasar Minyak Dunia Sejak itu, bisnis OpenAI telah menghimpun lebih dari US$ 100 miliar untuk merekrut peneliti, membeli daya komputasi, dan berekspansi menjelang potensi IPO yang menurut sumber bisa mencapai valuasi US$ 1 triliun tahun ini. OpenAI menyatakan Musk sakit hati karena meninggalkan dewan sebelum perusahaan meraih sukses besar, dan kini ingin merebut kendali. OpenAI juga mengatakan Musk menggugat demi memperkuat perusahaan AI miliknya, xAI, yang disebut telah bergabung dengan SpaceX pada Februari.| Item | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Dana yang disebut Musk pernah diberikan | US$ 38 juta | Musk klaim ia ditipu untuk menyumbang ke nonprofit |
| Tuntutan ganti rugi Musk | US$ 150 miliar | Diminta dibayarkan ke organisasi nonprofit |
| Dana yang disebut Musk dibutuhkan untuk kota di Mars | US$ 80 miliar | Menurut kesaksian Brockman, ini alasan Musk ingin kontrol penuh |
| Rencana belanja komputasi OpenAI (2026) | US$ 50 miliar | Disampaikan Brockman di pengadilan |
| Nilai saham Brockman di OpenAI | Hampir US$ 30 miliar | Kesaksian Brockman di persidangan |
| Total dana yang disebut telah dihimpun OpenAI | > US$ 100 miliar | Untuk ekspansi dan daya komputasi |
| Potensi valuasi IPO OpenAI | Hingga US$ 1 triliun | Disebut sebagai target IPO tahun ini |