KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten pelayaran penunjang industri minyak dan gas (migas), PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI), bersiap melakukan aksi korporasi melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) atau rights issue. Langkah ini menjadi bagian dari strategi perseroan untuk memperkuat struktur permodalan sekaligus mendukung ekspansi bisnis ke depan.
Anggarkan Capex Rp1,5 Triliun untuk Ekspansi
Sejalan dengan strategi ekspansi, ELPI mengalokasikan belanja modal sekitar Rp1,5 triliun pada tahun 2026. Dari total anggaran tersebut, sekitar Rp1 triliun akan digunakan untuk diversifikasi bisnis di sektor Engineering, Procurement, Construction and Installation (EPCI) serta subsea. Baca Juga: Pelayaran Nasional (ELPI) Siap Right Issue 2,11 Miliar Saham, Ini Tujuannya Sementara itu, sekitar Rp500 miliar lainnya akan dialokasikan untuk pengadaan lima unit kapal Offshore Support Vessel (OSV) guna memperkuat armada operasional perusahaan. Eka menjelaskan bahwa kedua rencana diversifikasi tersebut saat ini masih berada dalam tahap penjajakan dan finalisasi. Perseroan berharap langkah ekspansi ini dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan kinerja perusahaan dalam beberapa tahun mendatang.Dividen ELPI Terus Meningkat
Selain menyetujui rencana rights issue, rapat pemegang saham juga menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp126 miliar atau setara Rp17 per saham kepada pemegang saham. Nilai dividen tersebut mencerminkan sekitar 59,07% dari laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk. Pembagian dividen ELPI tercatat mengalami tren peningkatan dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2023, perseroan membagikan dividen sebesar Rp46,69 miliar. Kemudian pada 2024, nilainya meningkat menjadi Rp100,06 miliar atau setara Rp13,50 per saham.Kantongi Kontrak FLNG Rp2,39 Triliun
Di sisi operasional, ELPI juga berhasil mengamankan kontrak proyek Floating Liquefied Natural Gas (FLNG) senilai sekitar Rp2,39 triliun dengan durasi kerja sama mencapai 18 tahun.ELPI Chart by TradingView