ELTY Bayar Akuisisi Pakai Dana Hasil Rights Issue



JAKARTA. Setelah sukses menggaet fulus Rp 3,2 triliun lewat penerbitan saham baru atau rights issue akhir Juli lalu, PT Bakrie Development Tbk (ELTY) mulai menjalankan aksi korporasinya. Saat ini perusahaan di bawah Grup Bakrie ini sudah membayar kepada sejumlah pihak yang telah menjadi objek akusisinya.

"Pembayaran ke beberapa pihak sudah mulai kami lakukan," ungkap Nuzirman Nurdin, Sekretaris Perusahaan ELTY, kemarin (10/8).

Nuzirman masih enggan berbagi informasi tentang renana aksi korporasi yang sudah dieksekusi. Tapi, Komisaris Independen ELTY Lukman Purnomosidi menyatakan, salah satunya, ELTY sudah membayar transaksi akuisisi 51% saham PT Bukit Jonggol Asri milik PT Sentul City Tbk (BKSL). "Akuisisi Bukit Jonggol sedang proses pembayaran. Jika tidak ada halangan, di kuartal keempat Bukit Jonggol sudah bisa masuk dalam konsolidasi ELTY," jelasnya, Selasa (10/8).


Pembelian 51% saham BJA paling banyak menyedot dana rights issue ELTY, yaitu Rp 1 triliun. Sebenarnya, untuk memiliki 51% saham Bukit Jonggol, ELTY harus membayar Rp 1,9 triliun.

Nah, untuk menutup kekurangan dananya, ELTY mendapat pinjaman Rp 900 miliar dari Sociate Strasbrough. Menurut Presiden Direktur ELTY Hiramsyah Thaib, pinjaman dari perusahaan investasi itu berdurasi satu tahun, dengan bunga pinjaman 24%.

Dalam rights issue akhir Juli lalu, tidak seluruh pemegang saham ELTY mengeksekusi haknya. Dari 19,9 miliar saham baru yang diterbitkannya, hanya 67% yang diserap investor lama. Adapun, sisanya, sekitar 6,4 miliar saham, diambil Danatama Makmur sebagai pembeli siaga. Alhasil, kini Danatama menguasai 16,1% saham ELTY.

Vice President Investment Banking Danatama Makmur Stefen Fang Vicky Ganda Saputra mengatakan, seluruh dana hasil rights issue telah masuk ke rekening ELTY yang ada di Bank Capital dan Bank Sinarmas. "Seluruh investor sudah membayar rights issue. Dananya juga sudah diambil oleh ELTY, kok," tegas dia, Senin (9/8).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie