KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. Harga emas menguat pada hari ini karena investor mencerna kenaikan suku bunga Federal Reserve dan sinyal bahwa pengetatan kebijakan lebih lanjut mungkin terjadi. Di sisi lain, reli harga minyak sebelumnya terjadi memudar juga menambah amunisi bagi emas. Kamis (17/9/2026) pukul 14.30 WIB, harga emas di pasar spot melonjak 1,2% menjadi US$ 4.314,64 per ons troi, setelah mencapai level terendah hampir enam minggu pada hari Rabu (16/9/2026). Sementara, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Desember 2026 turun 0,8% menjadi US$ 4.353,9 per ons troi.
Harga minyak melemah, memperpanjang penurunan di tengah laporan Arab Saudi yang menawarkan kargo minyak mentah tambahan melalui Oman.
Baca Juga: Indeks Nikkei Ditutup Menguat: Saham Game & Farmasi Diincar Pasar, Harga Minyak Turun "Harga minyak tetap menjadi faktor utama yang harus diperhatikan. Jika harga minyak terus menurun, hal ini dapat mendukung harga emas untuk bergerak lebih tinggi, setidaknya dari perspektif jangka menengah. Sampai hal tersebut terwujud, saya perkirakan emas akan tetap berada pada kisaran tertentu," kata Kelvin Wong, analis pasar senior di OANDA. Saat ini, kenaikan emas terutama didorong oleh faktor teknikal, dengan pesan hawkish The Fed sebagian besar sudah diperhitungkan oleh pasar, katanya. Meskipun emas dianggap sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tariknya karena meningkatkan daya tarik aset berbunga. The Fed menaikkan suku bunga pada hari Rabu dan menandai kenaikan lebih lanjut dalam beberapa bulan mendatang, dengan Ketua The Fed Kevin Warsh menyetujui keputusan dengan suara bulat yang secara efektif mengakui ketidakmampuan pemerintahan Trump sejauh ini untuk mengendalikan inflasi yang dikhawatirkan dapat memburuk oleh para pengambil kebijakan. Proyeksi ekonomi triwulanan yang diperbarui menunjukkan 16 dari 18 pembuat kebijakan mengantisipasi setidaknya satu kenaikan seperempat poin persentase pada akhir tahun, dan hanya dua dari mereka yang memperkirakan suku bunga akan tetap stabil mulai saat ini.
Bank of England (BOE) tampaknya akan mempertahankan suku bunganya pada hari Kamis, namun investor mengamati adanya petunjuk bahwa harga energi yang lebih tinggi dapat memaksa bank tersebut untuk mengikuti contoh yang diambil oleh The Fed.
Baca Juga: Volkswagen Evaluasi Masa Depan Seat di Tengah Persaingan Di bidang geopolitik, Presiden AS Donald Trump mengatakan dia berharap perang melawan Iran akan segera berakhir, karena konflik meningkat dengan pesawat Saudi yang menyerang Yaman dan pejuang Houthi yang meluncurkan drone dan rudal ke kota-kota di Saudi. Pada sesi ini, harga perak di pasar spot naik 1,5% menjadi US$ 63,91 per ons troi, harga platinum menguat 1,9% menjadi US$ 1.784,42 dan harga paladium melonjak 2,4% menjadi US$ 1.299,59.