Emas Digital Makin Dilirik sebagai Solusi Inklusi Keuangan



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Syariah Koin Indonesia melalui platform ShariaCoin melihat emas digital sebagai instrumen strategis untuk memperluas inklusi keuangan nasional, khususnya bagi masyarakat di luar pusat kota. 

Digitalisasi emas dinilai mampu menjawab keterbatasan akses terhadap instrumen lindung nilai yang selama ini masih bergantung pada transaksi fisik.

Direktur ShariaCoin Adji Waluyo menilai, pola konvensional jual beli emas menyulitkan masyarakat di daerah karena harus datang langsung ke toko emas dengan likuiditas yang terbatas. Padahal, emas berperan penting menjaga nilai kekayaan di tengah tekanan inflasi.


Baca Juga: Tabungan Emas Digital: Solusi Jaga Uang dari Inflasi, Apakah Pasti Untung?

Melalui layanan emas dan perak digital berbasis aplikasi, ShariaCoin memungkinkan masyarakat menabung logam mulia mulai dari nominal kecil. Nilai simpanan langsung dikonversi ke emas atau perak dan mengikuti harga pasar secara transparan, sehingga dapat diakses kapan saja tanpa hambatan jarak.

“Emas digital memberi kesempatan masyarakat menjaga nilai harta secara praktis dan aman, di mana pun mereka berada,” ujar Adji dalam siaran pers, Kamis (22/1/2026).

Ia menegaskan, keunggulan utama emas dan perak digital terletak pada likuiditas dan keterbukaan harga. Proses jual beli dilakukan secara sistematis, sehingga pengguna tidak lagi bergantung pada satu toko emas lokal saat membutuhkan dana cepat, baik untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, maupun usaha kecil.

Baca Juga: Perbankan Digital Makin Pacu Penyaluran Digital Lending

Selain emas, ShariaCoin juga mendorong pemanfaatan perak digital sebagai alternatif tabungan yang lebih terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan harian.

Instrumen ini dinilai efektif untuk membangun kebiasaan menabung jangka panjang.

Adji menambahkan, dukungan regulator dan pemerintah menjadi faktor penting bagi pertumbuhan ekosistem emas digital yang sehat. Ke depan, ShariaCoin melihat potensi pengembangan produk berbasis emas digital untuk tabungan pendidikan hingga perencanaan keuangan jangka panjang.

Baca Juga: Mau Pilih Emas Digital atau Fisik? Begini Cara Mudah Membandingkan Keduanya

“Inklusi keuangan harus nyata dan mudah digunakan. Emas dan perak digital bisa menjadi pilar penting ketahanan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Selanjutnya: Lakukan Co-Investment di 10 Film Layar Lebar, Folago (IRSX) Bidik Imbal Hasil 200%

Menarik Dibaca: 5 Teh Alami yang Ampuh Turunkan Kolesterol Tinggi Anda, Mau Coba?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News