Emas Dunia Anjlok Misterius di Hari Libur, Ada Apa Sebenarnya?



KONTAN.CO.ID - Harga emas dunia melemah pada perdagangan Senin (16/2), tertekan minimnya volume transaksi karena pasar Amerika Serikat dan China sama-sama tutup akibat libur nasional. Di saat yang sama, sebagian pelaku pasar memilih merealisasikan keuntungan setelah lonjakan 2,5% pada sesi sebelumnya.

Data Reuters menunjukkan, di pasar spot, harga emas turun 1,1% menjadi US$ 4.988,04 per ons troi pada pukul 03.59 GMT. Sementara kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman April terkoreksi 0,8% ke level US$ 5.006,60 per ons.

Analis KCM Trade, Tim Waterer, mengatakan harga emas terkoreksi karena kondisi perdagangan yang lebih sepi serta minimnya sentimen positif baru. Kenaikan tajam usai rilis data inflasi AS pada Jumat lalu pun memicu aksi ambil untung.


Pasar keuangan AS tutup dalam rangka libur Presidents’ Day, sedangkan pasar China libur Tahun Baru Imlek. Dari sisi fundamental, data Indeks Harga Konsumen (CPI) AS menunjukkan kenaikan 0,2% pada Januari, setelah naik 0,3% pada Desember. Angka ini sedikit di bawah proyeksi ekonom yang memperkirakan kenaikan 0,3%.

Baca Juga: Harga Minyak Bergerak Stabil Jelang Perundingan AS-Iran di Jenewa

Presiden The Federal Reserve Bank of Chicago, Austan Goolsbee, menyebut suku bunga masih berpotensi turun, meski inflasi sektor jasa tetap tinggi. Pelaku pasar kini memperkirakan bank sentral AS akan menahan suku bunga pada pertemuan 18 Maret mendatang. Namun, pasar masih mengantisipasi pemangkasan suku bunga total 75 basis poin sepanjang tahun ini, dengan potensi penurunan pertama pada Juli, berdasarkan data LSEG.

Sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding), emas cenderung diuntungkan dalam lingkungan suku bunga rendah. Waterer menambahkan, penguatan harga emas menuju level US$ 6.000 per ons sebelum akhir tahun kemungkinan membutuhkan pelemahan lanjutan dolar AS.

Dari sisi geopolitik, dua pejabat AS kepada Reuters menyebut militer AS tengah bersiap menghadapi kemungkinan operasi militer terhadap Iran, jika Presiden Donald Trump memberikan otorisasi. Situasi ini berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih serius dibanding ketegangan sebelumnya.

Tonton: Harga Emas Antam Meredup Hari ini (16 Februari 2026)

Sementara itu, harga perak spot anjlok hingga 3,2% ke US$ 74,50 per ons setelah sempat melonjak 3% pada Jumat. Harga platinum turun 0,4% menjadi US$ 2.054,78 per ons, sedangkan palladium terkoreksi 0,2% ke level US$ 1.682,44 per ons.

Selanjutnya: Harga Emas Turun Lebih dari 1%, Terseret Volume Perdagangan Tipis & Aksi Ambil Untung

Menarik Dibaca: Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-22 Februari 2026, Aneka Susu Mulai Rp 9.000-an

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News