JAKARTA. Harga emas mengkilap lagi. Sampai pukul 15.45 WIB kemarin (23/3), harga emas untuk pengiriman April 2010 di Divisi Comex, New York Mercantile Exchange, Amerika Serikat (AS), naik 0,4% menuju US$ 1.104,3 per ons troi. Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Produk Monex Investindo, Apelles R.T. Kawengian, berpendapat, meskipun harga emas mulai menguat, dalam jangka pendek laju harga logam mulia ini bakal tersendat. Ada sejumlah faktor yang berpotensi menahan harga emas. Pertama, keberhasilan Presiden AS Barack Obama menggolkan program kesehatan. Ini akan berefek positif ke pasar saham, khususnya harga saham sektor farmasi. Investor tentu akan memanfaatkan peluang ini untuk keluar dari instrumen safe haven seperti emas ke instrumen investasi yang lebih berisiko. "Banyak investor yang menjual emas untuk masuk pasar saham," ujar Apelles kepada KONTAN, kemarin (23/3).
Emas Kalah Pamor dari Saham dan Bunga
JAKARTA. Harga emas mengkilap lagi. Sampai pukul 15.45 WIB kemarin (23/3), harga emas untuk pengiriman April 2010 di Divisi Comex, New York Mercantile Exchange, Amerika Serikat (AS), naik 0,4% menuju US$ 1.104,3 per ons troi. Kepala Divisi Pengembangan Bisnis dan Produk Monex Investindo, Apelles R.T. Kawengian, berpendapat, meskipun harga emas mulai menguat, dalam jangka pendek laju harga logam mulia ini bakal tersendat. Ada sejumlah faktor yang berpotensi menahan harga emas. Pertama, keberhasilan Presiden AS Barack Obama menggolkan program kesehatan. Ini akan berefek positif ke pasar saham, khususnya harga saham sektor farmasi. Investor tentu akan memanfaatkan peluang ini untuk keluar dari instrumen safe haven seperti emas ke instrumen investasi yang lebih berisiko. "Banyak investor yang menjual emas untuk masuk pasar saham," ujar Apelles kepada KONTAN, kemarin (23/3).