Emas lanjut turun ke level terendah 8 bulan



SINGAPURA. Harga kontrak emas di pasar Asia kembali menurun untuk hari ke empat pada hari ini (15/9). Data yang dihimpun Bloomberg menunjukkan, pagi tadi, harga kontrak emas untuk pengantaran cepat turun 0,3% menjadi US$ 1.225,67 per troy ounce. Ini merupakan level terendah sejak 9 Januari lalu. Pada pukul 07.46 waktu Singapura, harga kontrak yang sama diperdagangkan di posisi US$ 1.228,32 per troy ounce.

Penurunan harga emas ke level Januari dipicu oleh kecemasan bahwa permintaan fisik emas di China akan semakin menurun. Spekulasi itu berkembang seiring beredarnya ekspektasi kenaikan suku bunga AS yang berdampak pada penguatan dollar AS.

Asal tahu saja, tingkat produksi industri Cina mencatatkan kenaikan terlemah sejak krisis finansial global terjadi dengan kenaikan sebesar 6,9%. Data yang dirilis pada 13 September lalu juga menunjukkan bahwa tingkat investasi dan pertumbuhan penjualan ritel China terbilang moderat dengan pertumbuhan masing-masing 16,5% dan 11,9%.


"Dollar akan menjadi kunci utama harga emas dan sepertinya akan terus menguat. Sementara data ekonomi AS tampak mixed, data ekonomi di luar AS tampak melambat. Kondisi ini memperkuat posisi dollar dan harga emas kian tertekan," jelas Sun Yonggang, macroeconomic strategist Everbright Futures Co di Shanghai.

Sementara itu, harga kontrak emas untuk pengantaran Desember turun sebesar 0,4% menjadi US$ 1.226,30 per troy ounce di Comex, New York. Ini merupakan level terendah sejak 9 Januari lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie