Emas Makin Berkilau, Capai Level Tertinggi dalam 3 Bulan di Pagi Ini (24/8)



KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Harga emas memperpanjang kenaikannya pada hari ini dan mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan, karena investor menantikan data inflasi Amerika Serikat (AS) dan pidato Ketua Federal Reserve (The Fed) Kevin Warsh pada akhir pekan ini.

Senin (24/8/2026) pukul 07.45 WIB, harga emas di pasar spot naik 0,7% menjadi US$ 4.636,34 per ons troi, level tertinggi sejak 15 Mei 2026.

Sejalan, harga emas berjangka untuk kontrak pengiriman Desember 2026 naik 0,3% menjadi US$ 4.694,8 per ons troi.


Harga emas naik lebih dari 5% di minggu lalu setelah rencana dukungan buyback yang dilakukan Departemen Keuangan AS menekan dolar AS. Pelemahan dolar AS membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback menjadi lebih terjangkau bagi pemegang mata uang lainnya.

Pelaku pasar akan memantau dengan cermat indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) bulan Juli dan pidato Ketua The Fed Kevin Warsh di simposium Jackson Hole pada pekan ini untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai prospek suku bunga AS.

Baca Juga: ExxonMobil Hentikan Sementara Operasional di Lepas Pantai Guyana, Ini Penyebabnya

Harga emas bisa melonjak melewati perkiraan akhir tahun dari Goldman Sachs yang sebesar US$ 4.900 per ons troi, karena melonjaknya permintaan untuk opsi emas yang bullish dapat memperkuat keuntungan lebih lanjut, kata bank tersebut dalam sebuah catatan pada hari Jumat (21/8/2026).

Menyoroti permintaan sektor resmi, bank sentral Polandia mengatakan kepemilikan emasnya meningkat menjadi 20,6 juta ons troi  atau setara 640,2 metrik ton pada akhir Juli dari 20,3 juta ons troi pada akhir Juni 2026.

Dari segi geopolitik, menteri luar negeri Iran menepis ancaman sanksi baru AS sebagai sebuah tanda keputusasaan dan mengatakan bahwa memperkirakan langkah-langkah baru tersebut akan gagal mengalahkan Teheran, sehingga mendukung daya tarik emas batangan sebagai aset safe-haven.

Sementara itu, dalam bidang perdagangan, Kanada akan mengenakan tarif pada beberapa barang AS sebagai pembalasan atas pungutan 50% yang diperintahkan oleh Presiden Donald Trump pada produk-produk Kanada, kata Perdana Menteri Mark Carney pada hari Sabtu (22/8/2026), setelah pembicaraan perdagangan antara kedua negara bertetangga tersebut gagal.

Di antara logam lainnya, harga perak spot naik 0,8% pada US$ 69,51 per ons troi. Harga platinum juga naik 0,4% menjadi US$ 1.885,38 per ons dengan harga paladium menguat 0,1% pada US$ 1.350,53 per ons troi