KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas dan perak melanjutkan reli pada perdagangan Senin, dengan logam kuning bertahan di atas level psikologis US$5.000 per ons seiring pelemahan dolar AS. Pelaku pasar kini menanti rilis data ketenagakerjaan dan inflasi Amerika Serikat (AS) pada pekan ini untuk mengukur arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Pada pukul 06.50 GMT, harga emas spot naik 1,3% menjadi US$5.025,97 per ons, setelah melonjak 4% pada Jumat. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman April menguat 1,4% ke level US$5.048,30 per ons. Analis Pasar Senior OANDA, Kelvin Wong, menilai kenaikan ini dipicu korelasi jangka sangat pendek antara pelemahan dolar dan penguatan harga emas serta perak. “Ini bisa menjadi korelasi intraday jangka sangat pendek antara dolar dengan perak maupun emas yang mendorong kenaikan harga logam,” ujarnya.
Emas Tembus US$5.000 per Ons, Dolar Melemah dan Pasar Nantikan Data AS
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Harga emas dan perak melanjutkan reli pada perdagangan Senin, dengan logam kuning bertahan di atas level psikologis US$5.000 per ons seiring pelemahan dolar AS. Pelaku pasar kini menanti rilis data ketenagakerjaan dan inflasi Amerika Serikat (AS) pada pekan ini untuk mengukur arah kebijakan suku bunga The Federal Reserve (The Fed). Pada pukul 06.50 GMT, harga emas spot naik 1,3% menjadi US$5.025,97 per ons, setelah melonjak 4% pada Jumat. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS pengiriman April menguat 1,4% ke level US$5.048,30 per ons. Analis Pasar Senior OANDA, Kelvin Wong, menilai kenaikan ini dipicu korelasi jangka sangat pendek antara pelemahan dolar dan penguatan harga emas serta perak. “Ini bisa menjadi korelasi intraday jangka sangat pendek antara dolar dengan perak maupun emas yang mendorong kenaikan harga logam,” ujarnya.
TAG: