Emiten Prajogo Pangestu, Barito Pacific (BRPT) Membagikan Dividen US$ 10 Juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penurunan tajam pada laba bersih tahun 2022 tak menghalangi PT Barito Pacific Tbk (BRPT) untuk menebar dividen. Emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini akan membagikan dividen dengan total nilai US$ 10 juta.

Pembayaran dividen tersebut merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Senin (12/6). Wakil Presiden Direktur BRPT, Rudy Suparman bertindak sebagai pimpinan RUPST.

Rudy menyampaikan, total pembayaran dividen US$ 10 juta itu berasal dari laba bersih BRPT pada tahun buku 2022 yakni senilai US$ 1,76 juta dan saldo laba ditahan sebesar US$ 8,26 juta.


"Akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham BRPT yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham pada 22 Juni 2023 (recording date) pukul 16.00 WIB," ungkap Rudy dalam siaran pers, Senin (12/6).

Baca Juga: Usai Krakatau Daya Listrik, Chandra Asri (TPIA) Investasi di Krakatau Posco Energy

Sekadar gambaran saja, jika dikonversi dengan asumsi kurs saat ini sebesar Rp 14.862 per dolar AS, maka total dividen BRPT US$ 10 juta itu setara dengan Rp 148,62 miliar.

Dalam RUPST ini, manajemen BRPT juga menyampaikan laporan realisasi penggunaan dana hasil pelaksanaan waran dan penggunaan dana hasil penawaran umum berkelanjutan (PUB) II Barito Pacific Tahap II Tahun 2022 dan PUB III Barito Pacific Tahap I Tahun 2023.

BRPT melaporkan, sisa dan hasil pelaksanaan waran sebesar Rp 167 miliar yang akan digunakan untuk modal kerja Perseroan dan/atau entitas anak Perseroan. 

Selanjutnya, hasil penawaran umum obligasi berkelanjutan II BRPT Tahap II Tahun 2022 sebesar Rp 739 miliar, yang saat ini seluruhnya telah selesai digunakan sesuai dengan tujuan penggunaannya.

Sedangkan untuk penawaran umum obligasi berkelanjutan III BRPT Tahap I Tahun 2023 sebesar Rp 973 miliar. Dana yang telah terealisasi adalah Rp 74 miliar. Sisa dana Rp 899 miliar ditempatkan pada rekening milik BRPT pada bank di Indonesia.

Baca Juga: BRPT dan TPIA Getol Ekspansi, Cermati Prospek Kinerja dan Rekomendasi Sahamnya

Sekadar mengingatkan, kinerja top line dan bottom line BRPT tahun 2022 kompak merosot. Sepanjang tahun lalu, BRPT mencetak pendapatan US$ 2,96 miliar, turun 6,03% dibandingkan pendapatan tahun 2021.

BRPT meraih laba bersih senilai US$ 1,76 juta pada tahun buku 2022. Keuntungan BRPT terpangkas 98,38% dibandingkan laba bersih tahun 2021 sebesar US$ 109,11 juta.

Pada perdagangan Senin (12/6) ini saham BRPT bergerak di zona hijau. Harga BRPT menguat 4,23% ke posisi Rp 740 per saham.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Wahyu T.Rahmawati