KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejumlah emiten properti menorehkan kinerja yang positif sepanjang Januari hingga September 2019. Salah satunya PT Pakuwon Jati Tbk, emiten berkode saham PWON ini memperoleh pendapatan sebesar Rp 5,24 triliun atau naik tipis 0,19% dari kuartal 2 2019 Rp 5,23 triliun. Meski naik tipis, tapi PWON berhasil mengantongi laba bersih yang dapat diatribusikan pada entitas induk sebanyak Rp 2,15 triliun atau tumbuh 20,78% ketimbang periode yang sama 2018 Rp 1,78 triliun.
Baca Juga: Pendapatan Alam Sutera (ASRI) menyusut 38,75% pada kuartal III 2019 Mengenai perolehan marketing sales, Presiden Direktur PWON Stefanus Ridwan menyampaikan, perusahaan tengah berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai target hingga tutup tahun. Pada tahun ini perusahaan menargetkan perolehan marketing sales Rp 2,22 triliun. "Kami akan mencoba semaksimal mungkin, mencapai target," katanya ketika ditemui di Jakarta, Kamis (21/10). Sama halnya PWON, PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) pada kuartal 3 2019 juga berhasil mencetak pertumbuhan pendapatan. BEST membukukan pendapatan Rp 607,61 miliar atau naik 16,71% bila dibandingkan perolehan pada kuartal 3 2018 (yoy) yang tercatat Rp 520,62 miliar. Baca Juga: Kuartal III 2019, Ciputra Development (CTRA) raup marketing sales Rp 4,15 triliun BEST memperoleh laba sebanyak Rp 210,85 miliar atau naik 37,42% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Selain BEST dan PWON, PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS) rupanya menorehkan kinerja lebih mentereng pada kuartal 3 2019 ini. Pendapatan emiten properti Grup Sinarmas ini melonjak 220,59% secara tahunan menjadi Rp 1,27 triliun pada periode Januari-September 2019.