Emiten Sawit Ini Putuskan Dividen Rp 566 M, Lo Kheng Hong Terima Rp 7 M Lebih



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Investor ternama, Lo Kheng Hong kembali panen dividen saham hingga miliaran rupiah. Hal ini menyusul keputusan pembagian dividen saham oleh PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP).

Perusahaan perkebunan yang tenar disebut Lonsum ini memutuskan membagikan dividen tunai sebesar Rp566,05 miliar kepada para pemegang saham. Nilai tersebut setara sekitar 30,15% dari laba bersih tahun buku 2025 yang mencapai Rp1,88 triliun.

Dengan keputusan tersebut, investor akan memperoleh dividen tunai sebesar Rp83 per saham atau Rp8.300 per lot saham LSIP.


Pada perdagangan Jumat 26 Juni 2026 jam 11.14 WIB, harga saham LSIP Rp 1.315 turun 30 poin atau 2,23% dibandingkan sehari sebelumnya.  

Dengan harga tersebut, dividend yield saham yang berdiri sejak tahun 2906 ini mencapai sekitar 6,3%.

Baca Juga: Buruan! 8 Saham Ini Cum Dividen Hari Ini (26/6), Ada Yield yang Lebih dari 13%.

Dividen tunai sebesar Rp83 per saham tersebut dijadwalkan akan dibayarkan kepada pemegang saham pada 24 Juli 2026.

Keputusan pembagian dividen telah disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar pada 25 Juni 2026. 

Dengan penetapan dividen final tersebut, maka PT Salim Ivomas Pratama Tbk (SIMP) sebagai pemegang saham pengendali (PSP) LSIP akan meraup Rp336,85 miliar (Rp336,849 miliar).

Invesor publik atau pemegang saham dengan kepemilikan di bawah 5 persen akan mendapatkan jatah Rp229,19 miliar, termasuk di dalamnya ada Lo Kheng Hong (1,32%) yang berhak meraih Rp7,46 miliar dan Winarno Tjajadi sebesar Rp24,9 miliar.

Tonton: Harga Emas Antam Hari ini Kembali Mandek, Harga Buyback Melaju (26 Juni 2026)

Selain menyetujui pembagian dividen, para pemegang saham juga mengesahkan laporan tahunan direksi mengenai jalannya kegiatan usaha serta laporan keuangan perusahaan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Presiden Direktur LSIP, Tan Agustinus Dermawan, menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pemegang saham kepada perseroan.

Menurutnya, Lonsum akan terus mengelola kegiatan usaha secara cermat dan menjalankan operasional perusahaan secara berkelanjutan.

"Lonsum tetap fokus pada peningkatan pengendalian biaya, efisiensi operasional, memprioritaskan belanja modal, serta meningkatkan produktivitas," ujar Tan Agustinus Dermawan.  

Emas Antam Tak Berubah, Kenaikan Buyback Jadi Sorotan
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News