JAKARTA. Empat bank besar berkongsi untuk menyalurkan kredit senilai Rp 1,9 triliun ke PT Pupuk Kujang. Bank Rakyat Indonesia (BRI) bertindak sebagai pemimpin club deal dengan menyetor pinjaman sebesar Rp 1 triliun. Sisanya, masing-masing Rp 300 miliar, berasal dari Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI). Kredit berjangka waktu tujuh tahun ini berbunga 8,25%. Pupuk Kujang menggunakan pinjaman tersebut untuk membayar utang (refinancing) ke Japan Bank for International Cooperation (JBIC). BUMN pupuk ini mendapatkan kredit senilai ¥ 27 miliar pada tahun 2003 untuk membangun pabrik 1 B. Sisa pinjaman yang harus dilunasi senilai ¥ 16,23 miliar atau setara Rp 1,94 triliun. "Peran JBIC nantinya akan diambil alih Mandiri, BRI, BNI dan BCA. Kami tidak lagi membayar dalam bentuk yen," kata Achmad Tossin, Direktur Utama PT Pupuk Kujang, seusai penandatanganan kredit, kemarin (4/1).
Empat bank kongsi biayai Pupuk Kujang
JAKARTA. Empat bank besar berkongsi untuk menyalurkan kredit senilai Rp 1,9 triliun ke PT Pupuk Kujang. Bank Rakyat Indonesia (BRI) bertindak sebagai pemimpin club deal dengan menyetor pinjaman sebesar Rp 1 triliun. Sisanya, masing-masing Rp 300 miliar, berasal dari Bank Central Asia (BCA), Bank Mandiri dan Bank Negara Indonesia (BNI). Kredit berjangka waktu tujuh tahun ini berbunga 8,25%. Pupuk Kujang menggunakan pinjaman tersebut untuk membayar utang (refinancing) ke Japan Bank for International Cooperation (JBIC). BUMN pupuk ini mendapatkan kredit senilai ¥ 27 miliar pada tahun 2003 untuk membangun pabrik 1 B. Sisa pinjaman yang harus dilunasi senilai ¥ 16,23 miliar atau setara Rp 1,94 triliun. "Peran JBIC nantinya akan diambil alih Mandiri, BRI, BNI dan BCA. Kami tidak lagi membayar dalam bentuk yen," kata Achmad Tossin, Direktur Utama PT Pupuk Kujang, seusai penandatanganan kredit, kemarin (4/1).