Empat Karyawan Timah ikut menjadi korban jatuhnya Lion Air JT 610



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Timah Tbk berkoordinasi dengan Badan Pencarian dan Pertolongan/SAR Nasional (Basarnas) serta mengirimkan tim ke lokasi jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Sebab, ada empat pegawai Timah yang menjadi penumpang pesawat nahas jurusan Jakarta-Pangkal Pinang tersebut.

Menurut Sekretaris Perusahaan PT Timah Tbk Amin Haris Sugiarto, keempat pegawai tersebut tengah menjalankan tugas dinas dalam rangka tutup buku laporan keuangan. Namun, mempertimbangkan kondisi psikologis keluarga, Amin memilih tidak menyebut empat nama karyawan Timah tersebut.

“Iya, mereka semua (pergi ke Pangkal Pinang) dinas perusahaan, salah satunya dalam rangka tutup buku laporan keuangan. Kami masih koordinasi dengan Basarnas dan tim kami juga ada yang menuju lokasi,” ujar Amin saat dikonfirmasi Kontan.co.id, Senin (29/10).


Timah berharap, keempat karyawannya itu masih ada dalam kondisi selamat. “Pihak berwajib masih dalam tahap pencarian. Kami tetap berharap masih ada mukjizat dari Allah untuk keselamatan karyawan kami,” imbuh Amin.

Sebagai informasi, pesawat Lion Air JT 610 itu berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang, Banten, sekitar pukul 06.10 WIB. Sedianya, pesawat mendarat di Bandara Pangkal Pinang pukul 07.20 WIB.

Namun, pesawat yang disebutkan membawa 181 penumpang, terdiri dari 178 penumpang dewasa, satu penumpang anak-anak dan dua bayi itu hilang kontak pukul 06.33 WIB.

Sebagaimana yang diberitakan Kontan.co.id, tim gabungan dari Basarnas, TNI dan Polri masih terus melakukan pencarian dan evakuasi terhadap pesawat Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang. Total terdapat 300 personel yang telah diturunkan, di mana 150 personel dari Basarnas, sementara sisanya dari TNI dan Polri. Jumlah personel kemungkinan akan ditambah untuk mempercepat proses evakuasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Khomarul Hidayat