JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan saham baru yang bisa digunakan untuk transaksi margin dan short selling. Ada empat saham baru yang masuk dan menggantikan empat saham yang tak layak lagi. Efek baru ini akan berlaku mulai Kamis ini (1/8) sampai akhir tahun. Empat saham baru yang masuk daftar efek margin dan short selling adalah saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Sementara, empat saham yang terdepak adalah saham PT Ciputra Surya Tbk (CTRS), PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Timah Tbk (TINS).
Empat saham baru masuk efek margin
JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) telah menetapkan saham baru yang bisa digunakan untuk transaksi margin dan short selling. Ada empat saham baru yang masuk dan menggantikan empat saham yang tak layak lagi. Efek baru ini akan berlaku mulai Kamis ini (1/8) sampai akhir tahun. Empat saham baru yang masuk daftar efek margin dan short selling adalah saham PT Agung Podomoro Land Tbk (APLN), PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST), PT Ciputra Property Tbk (CTRP) dan PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Sementara, empat saham yang terdepak adalah saham PT Ciputra Surya Tbk (CTRS), PT Indomobil Sukses International Tbk (IMAS), PT Indika Energy Tbk (INDY) dan PT Timah Tbk (TINS).