JAKARTA. Tak salah jika PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) menyalurkan kredit ke bank lain. Bank milik HSBC Group itu membutuhkan bank mitra (channeling) karena pertumbuhan kredit selama semester I 2012 tidak menggembirakan. Sepanjang enam bulan pertama, bank ini hanya menyalurkan kredit baru Rp 1,04 triliun alias tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebagai pembanding, industri perbankan mencatatkan pertumbuhan kredit di atas 25% pada periode yang sama. Mereka beralasan kredit tumbuh rendah karena permintaan belum terlampau tinggi. Situasi tersebut wajar di Bank Ekonomi karena siklusnya seperti itu. Banyak debitur yang belum mencairkan kredit lantaran belum memulai ekspansi pada awal tahun. Paruh kedua nanti, mereka menjanjikan kondisinya bakal berbeda.
Enam bulan, kredit Bank Ekonomi cuma tumbuh 10%
JAKARTA. Tak salah jika PT Bank Ekonomi Raharja Tbk (BAEK) menyalurkan kredit ke bank lain. Bank milik HSBC Group itu membutuhkan bank mitra (channeling) karena pertumbuhan kredit selama semester I 2012 tidak menggembirakan. Sepanjang enam bulan pertama, bank ini hanya menyalurkan kredit baru Rp 1,04 triliun alias tumbuh 10% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sebagai pembanding, industri perbankan mencatatkan pertumbuhan kredit di atas 25% pada periode yang sama. Mereka beralasan kredit tumbuh rendah karena permintaan belum terlampau tinggi. Situasi tersebut wajar di Bank Ekonomi karena siklusnya seperti itu. Banyak debitur yang belum mencairkan kredit lantaran belum memulai ekspansi pada awal tahun. Paruh kedua nanti, mereka menjanjikan kondisinya bakal berbeda.