Enam bulan, Yamaha ekspor 103.953 unit motor



JAKARTA. PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing mencatat pertumbuhan penjualan sepeda motor semester I-2017 mencapai 103.953 unit. Jumlat tersebut naik 30% dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebanyak 79.926 unit.

M Abidin, General Manager Aftersales & Public Relations YIMM mengatakan bahwa perusahaannya memang telah concern di pasar internasional sejak pabrikan Yamaha di Indonesia di daulat sebagai global factory Yamaha pada 2014 lalu. Sampai paruh awal pertama ini, Yamaha mengukuhkan diri sebagai produsen yang memiliki penjualan ekspor terbesar, hampir 56% dibandingkan dari total penjualan ekspor semester satu ini 185 ribu unit.

Namun mengenai berapa target ekspor Yamaha tahun ini, Abidin enggan mengungkapkannya. "Yang jelas kami menargetkan ekspor untuk seri N-MAX 150 tahun ini 25 ribu unit," ujar Abidin kepada KONTAN (16/7). N-MAX ialah sepeda motor jenis skuter dengan segmen premium. Abidin mengatakan, saat ini ekspor Yamaha memang didominasi oleh varian skuter. Total sudah ada 14 negara tujuan ekspor, mulai dari Asia hingga Eropa. Kemungkinan, kata Abidin, tahun ini Yamaha akan memaksimalkan destinasi yang telah digarap ketimbang membuka negara tujuan baru. Lebih lanjut Abidin menerangkan, pasar ekspor menjadi peluang penting bagi tumbuh di bisnis sepeda motor ini. "Di saat pasar domestik melemah, dengan pasar ekspor ini kami bisa menggunakan kapasitas produksi yang ada," ucapnya. Selain itu Abidin melihat segmen low price bike memang mengalami penurunan di domestik, namun high price bike mengalami pertumbuhan yang signifikan. Di tengah pasar ekspor yang bergairah, Abidin berharap pemerintah bisa lebih longgar membuat regulasi bagi usaha ekspor kendaraan bermotor. Juga jika dimungkinkan mendapatkan insentif dari segi pajak.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Hendra Gunawan